- 91 -
betoel oepatjara berdjoempa, Jan Ong laloe oelangken menanja lebi teliti:
„Tjong Soe ada berasal orang dari tempat mana?”
„Sin berasal dari Gwi Kok, perna bladjar pada Kwi Kok di Hoen Bong San, memahamken berbagi-bagi politiek negri serta taktiek peprangan,” demikian oedjarnja Bang Koan, „mendenger kabar jang Ngo Ong lagi berjakin mentjari orang-orang pande serta pendekar-pendekar jang bidjaksana, maka sengadja dateng kemari dengen pengharepan bisa ketrimaan.”
Dalem hati baginda djadi merasa koerang seneng apabila soeda mendenger itoe penjaoetan, diam-diam berpikir seorang diri, ini orang jang berkepala bentoek setan, bermata kaja oeler, ternjata ada membawa sifat-sifat dari manoesia jang trasoengkan meloepaken boedi serta memblakangin kebedjikan. Soeda terang kedatengannja kemari ada dari pengoendjoekannja Soen Pin, tapi sekarang di hadepan baginda, sama sekali ia tiada perna seboetken namanja Soen Pin, malah berbalik soeda menerangken begitoe pasti, bahoea iapoenja dateng seaken-aken menoeroet pengandjoeran hati sendiri.
„Ach,” begitoelah achirnja Jan Ong me-