Lompat ke isi

Halaman:Soen Bang Yan Gie vol 1.pdf/28

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

- 25 -

Seabisnja mendenger begitoe, dengen amat bergoembira Soen Pin segra boeroe-boeroe pergi bebena.
Besok harinja,Ssoen Pin soeda mengadep ajah dan iboenja boeat membri slamet tinggal, begitoe djoega pada iapoenja kedoea soedara toea, aken kemoedian dengen menenteng boengkoesan pakean, lantas ia berdjalan keloear dari pintoe kota Hoe Tjioe Shia dan langsoengken perdjalanannja \oentoek pergi menoentoet ilmoe.
Sjahdan ditjeritaken di kota Ek Liang, radja Gwi Wie Ong ada mempoenjai eorang Sin Siang jang bernama The An Peng; siapa pada itoe hari sepoelangnja dari persidangan pagi di keradjaan, ada djalan liwat di straat Goe Thauw Kaj. Itoe waktoe, djoestroe orang berada di moesim Tang, jang keadaan oedara ada amat sedjoek, maka di tenga straat antara aer dan barang tjaer telah djadi bekoe, saling teradoek mendjadiken ijs begitoe roepa dan berkeping-kepingan.
Tiada kira, selagi enak berdjalan, sang koeda jang ditoenggang oleh The An Peng, mendadak terpleset djato bahwa litjinnja oentoeng dak cerpleset djato bahwa litjinnja ontoeng tjoema kaki depannja sadja, sedeng