Lompat ke isi

Halaman:Soen Bang Yan Gie Vol 04.pdf/18

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

-256-

Sekalian boedak-boedak prempoean koe-tika meliat ini kedjadian. rata-rata pada de-ngerken djeritan ngeri, aken kemoedian se-soeda tinggal berdiri melongo sesaat, baroe-lah dengen kegoegoepan loear biasa, marika melakoeken sesoeatoenja jang dirasa betoel. menoeroet pendapetannja. Ada jang tergoоро-gopo menjaboet keloear itoe anak-pana, ada poela dengen soeara bergoemeteran kaok-kaokin Siotjial" t'ada brentinja.

Aken tetapi, kestan sekali, satoe Slotjia jang begitoe tjantik mirip sekoentoem kem-bang, dalem sekedjapan mata sadja soeda lantas beroba mendjadi setan di lobang koe-boer.

Alangkah terkedjoetnja sekalian boedak-boedak, itoelah soeda bisa didoega lebi doe-loe; sedikitnja marika tentoe merasaken se-mangatnja seaken-aken telah terbang mela-jang djaoe ka loear lapisan langit. Lebi doeloe, marika tiada mendapet tave itoe anak-pana entah dari mana datengnja, tapi sesaat kemoedian, keliatanlah di atas tembok seblah tangga, jaitoe roemanja koelawarga Tjoe Haij. telah moentjoel satoe tangga jang di atas mana ada tertampak berdiri seorang boedak ketjil. jang menanja katanja:

„Kitapoenja sebidji anak pana jang ba-