Halaman ini telah diuji baca
BERSAMA-SAMA
Bersama-sama sepenanggoengan!
Demikianlah jang sebaik-baiknja tjita-tjita dan toedjoean kita. Sepenanggoengan, tegasnja sama-sama mempoenjai tanggoengan, baik boeroeknja pekerdjaan. Soedah tentoe toedjoean kita mendjalankan ’amal pekerdjaan, oentoek sebaik-baiknja dan sesempoerna-sempoernanja.
Tetapi dalam pada itoe apabila terdjadi kekeliroean atau kesalahan pekerdjaan jang kita
kerdjakan (ini jang dimaksoed boeroeknja), maka kitapoen masih bertanggoeng djawab poela, artinja menanggoeng djawab atas kesalahan itoe. Tak dapat kita singkirkan atau kita lemparkan kesalahan tadi kepada orang lain, hingga kita berkata: „Saja tidak tahoe”, seolah-olah angkat tangan. Tetapi seharoesnja jang bersalah mengakoei serta memperbaiki kesalahan itoe.
Demikian djoega dalam peristiwa pekerdjaan jang menghasilkan boeah jang gilang-gemilang, pabila kita tiada toeroet serta bersama-sama melaksanakannja, maka djanganlah kita harap-harap oentoeng bagian daripadanja. Tidak ada baiknja djika mengharapkan laba-oentoeng, sedang tidak maoe menanggoeng roeginja.
Sepenanggoengan!
Sama - sama menanggoeng roegi dan sama-sama mendapat oentoeng. Dan sama-sama poela menderita kesoekaran atau kesoesahan; méngetjap ni’mat atau bahagia dalam penghidoepan sehari-hari.
Negeri kita, tanah air kita dan kita sekalian sekarang ini masih dalam lingkoengan peperangan. Peperangan jang menentoekan nasib kita sekalian. Peperangan jang berakibat kalah-menang. Akan tetapi hingga sekarang ini nampak njata, bahwa kemenangan jang gilang-gemilang teroes-meneroes diperoleh Dai Nippon, ialah oleh ketangkasan dan gagah perkasa Balatentaranja dalam perdjoeangannja. Demikianlah seteroesnja hendaknja, hingga
kemenangan achir tertjapai.
Apakah patoet kita tinggal diam, tinggal menjerah kepada nasib? Tidak, kalau kita menjerah sadja kepada nasib, moengkin nasib boeroek jang didapat. Tetapi nasib baik, peroentoengan baik haroeslah dikedjar. Oleh sebab itoe kita sekalian hendaknjalah tahoe bagaimana mestinja jang patoet kita lakoekan, seperdjoeangan bersama-sama Balatentera Dai Nippon oentoek mentjapai kemenangan achir. „Perdjoeangan mendahoeloei, peroentoengan
menjoedahi.”
Padoeka Toean Soomubutyoo, dalam pidato radio, (dimoeat dalam nomor ini) ada menjampaikan kata-kata diantaranja sebagai berikoet:
„Pepergngan sekarang ini akan menentoekan tentang naik atau djatoehnja deradjat dan nasib seloeroeh rakjat di Asia Timoer Raja. Kita sekalian sesoenggoeh²nja mempoenjai nasib jang sama, jaitoe mati bersama hidoep bersama.
Selama peperangan besar ini masih berkobar, haroeslah kita sekalian tahan menderita segala kesoekaran dan kesoesahan didalam penghidoepan sehari², jang mengenai roemah tangga, pakaian dan makanan kita.
Apabila kemenangan telah tertjapai, seloeroeh rakjat di Asia Timoer Raja akan dapat
menoentoet penghidoepan jang sentosa dan kemakmoeran bersama-sama. Djadi kemenangan jang lengkap didalam peperangan ini, ialah sjarat jang satoe-satoenja oentoek membentoek tata tertib baroe di Asia Timoer Raja.”
Demikianlah oetjapan P. J. M. sebagai peringatan bagi kita sekalian. Terang dan njata serta djelaslah adanja peringatan jang mengandoeng pengharapan soetji. Tinggal lagi kewadjiban kita, menoeroet serta sedapat moengkin menjampaikan dan memenoehi pengharapan tadi, dengan mendjalankan tertibnja pekerdjaan masing²; agar meroepakan perbantoean dalam menjelenggarakan perdjoeangan soetji sekarang ini.
Tambahan lagi, disamping tahan menderita segala kesoekaran dan kesoesahan didalam penghidoepan sehari-hari jang mengenai roemah tangga, pakaian dan makanan, poen djoega tahan menderita lain² ’akibat perdjoeangan jang moengkin terdjadi.
Tegasnja tidak hanja tahan penderitaan lahir, tetapi djoega penderitaan bathin, semangat bathin, semangat djiwa haroes diperkoeat goena mempertahankan poekoelan jang hendak mematahkan kesabaran dan memoetoeskan ke-imanan. Karena keimanan membantoe djalannja
sabar dan menambah kejakinan serta giat ber’amal-oesaha.
Alangkah moerninja, apabila kita sekalian telah dapat melaksanakan ’amal-oesaha jang membawa hasil baik serta paedahnja merata dilapisan masjarakat. Moedah-moedahan!
RAPY.
8