lesnja dan petjoet iapoenja kandaran, dan dalem sa'at itoe djoega, itoe binatang lantas pentang ampat kakinja dan lari seperti terbang, hal mana membikin enak rasanja hati si penoenggang. Tapi sama-sekali ia tida njana, di sabelah blakang ada orang jang mengoentit.
Heng Djoe Liong, Heng Djoe Houw dan Tie Hoa, semoewanja soeda dapet liat itoe koeda jang bisa lari seperti anak panah, tapi iaorang liat djoega di sabelah blakang ada mengikoeti saorang jang bisa lari seperti angin. Itoe orang toeboenja tjoema tiga kaki tingginja, dandanannja seperti biasanja orang jang paham ilmoe silat, sedang di pinggangnja ada tergantoeng satoe golok ketjil, jang kira-kira pandjangnja satengah dari toeboenja itoe orang jang membawa. Roepanja itoe golok, blakangnja tebal dan di dekat pegangannja ada perlindoeng boeat tangan.
Romannja itoe orang ampir mirip dengen romannja satoe monjet. Koelit moekanja semoe idjo, kadoewa matanja jang sipit bidjinja berwarna semoe koening, bibirnja tipis, pipinja tida berdaging hingga toelang pipinja menondjol kaloewar. Sekalipoen iapoenja kadoewa kaki ada begitoe pendek, tapi pada waktoe berlari boleh dibilang ada lebih tjepet dari satoe anak panah.
Bermoela ia terpisa sama itoe koeda iang ditoenggangin oleh Kang Hwan djaoe sekali, tapi perlahan-perlahan ia soeda bisa soesoel itoe koeda jang lagi lari seperti terbang. Kaliatan ia mamegang boentoetnja itoe koeda dengen kadoewa tangannja dan kadoewa kakinja berlompat ka atas dan lantas di'indjeken pada pantatnja itoe koeda, sedang badannja ditjendorongken ka djoeroesan blakang. Dengen begitoe ia boleh tida oesa berlari-lari lagi seperti doeloean.