Halaman:Seri Pahlawan, Abdul Moeis; 1980.pdf/55

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi

KEHIDUPAN BERKELUARGA

Anda sudah mengetahui perjuangan Abdul Moeis. Sudah Anda ketahui pula kemampuannya sebagai politikus dan sebagai pengarang. Anda pun sudah mengetahui penderitaan yang dihadapinya. Sebenarnya apa yang Anda ketahui itu belum lengkap. Hendaknya Anda sadari bahwa tidak mungkin kita mengetahui riwayat hidup seseorang selengkap-lengkapnya. Karena itu yang saya ceritakan pada Anda ini hanya bagian yang penting-penting saja.

Masih ada satu hal yang belum saya ceritakan pada Anda. Yang saya maksud ialah kisah kehidupannya dalam berkeluarga. Nah, sekarang marilah Anda ikuti uraian di bawah ini.

Dari buku Salah Asuhan Anda sudah mengetahui bahwa Abdul Moeis pernah mencintai seorang gadis Belanda. Gadis itu pun cinta kepada Abdul Moeis. Tetapi dalam soal jodoh, Tuhanlah yang menentukan. Percintaan mereka putus karena perbedaan adat-istiadat.

Akhirnya Abdul Moeis kawin dengan gadis pilihan orang tuanya. Gadis itu adalah gadis Minangkabau. Mereka hidup rukun dan damai. Tetapi malang bagi Abdul Moeis. Perkawinan itu tidak berlangsung lama. Isterinya meninggal dunia karena sesuatu penyakit.

Lama juga sesudah itu Abdul Moeis hidup sebagai duda. Kemudian ia menikah dengan seorang gadis pilihan hatinya. Gadis itu adalah gadis Priangan.

53