Halaman:Seri Pahlawan, Abdul Moeis; 1980.pdf/16

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi


rasa persaudaraan yang erat. Pemuda-pemuda itu mulai menyadari, bahwa sesungguhnya mereka adalah satu bangsa. Bahkan nasib mereka juga sama, yakni sama-sama menderita di bawah penjajahan.

Mereka sadar pula, bahwa ada perbedaan antara orang Indonesia dengan orang kulit putih. Orang Indonesia dianggap sebagai manusia yang rendah derajatnya. Sikap orang Belanda angkuh dan sombong. Begitu pula orang-orang Cina. Pemerintah

Abdoel Moeis halaman 16.jpg

Gedung Stovia, sekarang dinamakan Gedung Kebangkitan Nasional.

14