90 any TUILIK ROMAN'S
bahua Hung Wein’ suda brangkat ke Tientsin, dan djuga ia suda lepas ia punjaybudjang?.
Mendéngar begitu Shen Hao lalu ngelojor pergt ke rumahnja Dr. Chang. Marika berdua mendjadi heran kenapa Hung. Wen itu suda pergi dengan tida mengasi kabar ea dulu pada marika? Dan ku- tika pada sorenja Shen Hao mendjadi tida mengarti kutika ia menampak itu advertensi jang dimuatken oleh Ho Song dalem Ji Pao, dan sesudahnja bengong sekutika lamanja ia lalu kepel? tangas See
Diaatehi sala satu rumah di Nanking road, pada suatu malem dari tanggal 12 April, ada terliat 2 orang jang lagi sedeng pasang omong dengan uplek sekali. Orang jang satunja itu ternjata ada kita punja sobat lama jaitu Shen Hao adanja. Orang jang satunja lagi ada berpengawakan kasar serta brewok jang tebel; menandaken bahua ia itu ada bertenaga besar.
-»,Adpatah jang kau pikir tentang Hung Wen iti? menanja Shen Hao pula.
»Apa kau pikir jang ia punja njali ada tjukup besar buat dateng disini?” ia menanja lagi. Orang itu usap-usap ia punja brewok, serta pandang itu sepotong kertas jang terletak di atas medja.
»ltulah kita nanti liat...... sobat......” kata si bre- wok Jagi: »Tapi, kalu ia brani langwar’ perdjandjian- nja ia...... ia musti tau rasa sendiri...... re
»Kau ada wang atawa tida?’”’ menanja leet Shen Hao.
»Tjuma kira? 200 dollar sadja...... Bi Kasi aku itu uang...... Ying Tak... aku pérlu— betul...... gi
»Baeklah...... ” kata Ying Tak, jang lalu rogo sa- kunja serta beber bebrapa lembar uwang kertas di atas meédja. Shen Hao lalu ambil itu uwang jang —