“RUMAH: SETAN” 89
pertulungannja polisie buat selidikin tentang hal ini? Dan kutika aku kata'kepadanja jang aku suda kasi tau tentang kedjadian ini pada inspecteur Wu Kim Siu; itu detective tjuma golengin kepalanja. Kutika aku tanja kepadanja, ia kata bahua'ia sanget menje- sel sekali jang ia tida bisa tjampur tangan dalem imi urusan. Kau tau, Ho Song itu ada sanget bentji se- kali pada inspecteur Wa Kim Siu dan detective Yu Poo Hin. la kuatir, ia bisa kebentrok ‘dengan detec- tive Yu Poo Hin djikalu ia tjampur tangan dalem soal ini. Maka djuga, kita punja kundjungan pada- nja ada sia? belaka”. Mendengar penuturannja Hung Wen itu, Shen Hao lalu bersenjum serta mukanja mendjadi sedikit terang. a _,Djadi Ho Song itu tida mau tjampur dalem urusanmu ini?” ‘ia menanja lagi dengan melit. Betul....... Ho Song TIDA tjampur suatu apa tentang kedjadian ini”, menjaut Hung Wen sambil awasken paras mukanja Shen Hao. Dalem hatinja Hung Wen, ia ada sedikit bertjuriga pada Shen Hao kenapa ini sobat menanja begitu melit padanja, tjuma sadja ia tida utaraken ia punja pengrasahan hati. : RRS Pee Hanes se a a ” Shen Hao’ tertawa,— _ ,memang djuga aku suda duga djikalau kau mengasi tau padanja dengan djelas bahua polisie: suda tjam- pur tangan dalem perkara ini. Ho Song pasti me- } nampik”’. : cae } Sekira djam 5 sore Dr. Chang dan Shen Hao lalu berpamitan pada Hung Wen. : ¥ * ’ ‘
Kutika pada laen harinja Shen Hao dateng lagi
disitu maka ia mendjadi sanget terkedjut kutika ia dapetin villa Xavarius suda didjaga oleh bebrapa orang polisie. Terlebi pula, kapan ia menanjaken keterangan pada seorang hamba wet, ia dikasi tau
|