82 To PJILIK’ ROMAN'S,
Bersama_ Haane Shin Ming kombali. egies perel
kundjungin Ho Song. Itu waktu Ho_ Song: barty
sadja pulang dari kantornja Pauw Long.
Aku suda tau apa jang mend jadi maksudnja
tuan? punja kundjungan kemari’”, kata Ho sane
pada marika berdua, sesudahnja silahken pada, m
rika duduk dalem ia punja ‘kantoran. Hang, WwW
lalu Kluarken itu surat’ jané ia baru, trima: s
undjuken surat itu pada Ho Song.” Me Ge
Ho. Song batja itu dengan tjepat, “Kemudian dengan tida berkata suatu apa ia lalu mastkin itu ‘surat ke- dalem ia punja dompet.
»Tuan Hung Wen”, kata itu detective achirnja. »Buat keslamietanmu, ‘lass munta’ dalem: bebrapa hari ini kau tinggal dulu dalem rumahnja’ Mr. Huang Shin Ming, Kau punja budjang? jaitu Gie Nio, dan Fa Kuei itu. chauffeur, kau boleh titahken. ‘pada marika buat menjingkir dulu kelaen tempat. Kau ha- rus menjataken pada marika berdua, bahua buat se- suatu urusan penting kau musti pergi keutara. Dji- kalu,marika itu tida ada tempat.lacn: buat menjing- kir, kau harus lepas pada mar‘ka cena beriken satu bulan gadji extra.
Kan Iihat, apa jang marika’ nanti bilang: padamu. Apatah marika-aken merasa- senang hati-atawa tida +’ Sesudahnja kau lepas pada kau punja budjang?, kau nanti kasi ‘kabar padaku dengan perantarahannja Pauw Long dengan ielephone: Sedari hari: ini aku minta dengan sanget kepadamu: berdua:-supaja‘ dja ngan dateng> kkundjungin kombali padakw -disini.: |i
Segala turusan kau pertjajaken: sadin” kepadaku, dan djuga, pada sobat?mu jaitu Shen: Hao: dan Dr. Chang djangan sekali kaubilangin pada ‘mdrika*ten~ tang soal-ini. Tégesnja sadja kaw mengilang dari