Lompat ke isi

Halaman:Rumah Setan.pdf/72

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

70 .. ‘DILIK, ROMAN'S

dari tempat duduknja, serta minta \pernisi, berlalu dari sobainja, karena katanja, ia hendak pergt me- nonton Sandiwara di Shichiachuang. ,,Nah...... “Hung | Wen, aku harep kau berhasil dengan periulungannja Ho Song”, ia kata sambil bersenyum., ¢ Ko, ‘

KOETIKA Hung Wen dan Shin Ming mengun- djungin padanja, kebetulay sekali Pauw Long, itu wartawan dari JI PAO, lagi sedeng berada di sana. Meliat ada tetamu jang ia tida kenal, Pauw Long hendak undurken diri, tecapi Ho Song tahan pada- nja. ,,Djangan pergi.,.... Pauw Long. Buat kau aku tida mempunjain resia suatu apa, malahan aku ber- Ff sukur kau ada di sini di mana kau boleh bantu me-

ngutarahken pikiranmu”’, kata Ho Song sambil ter- tawa, Pauw Long tida djadi-pergi, ia duduk di satu korsi. = a Ho Song lalu memperkenalken: diri pada Hung Wen, siapa oleh Mr. Huang di adjar kenal. Itu detective. membongkokin dirinja dengan hormat, serta silahken. kedua tetamunja duduk. ,,Ini...... ada Pauw Long, aku punja sobat.jang paling baek...... Ia ada wartawan dari JI PAO jang terkenal’’ mem- perkenalkan Ho Song kepada kedua- tetamunja, Marika sigra djuga membri hormai satu sama laen, Bagi Pauw Long...... aku tida ada simpen, resia

,Djangan . bilang begitu......« tuan Ho... kau sunggu membikin kita malu gadjar..... katacMr.

Sesudanja Mr. Huang selesei menuiur, maka Tung Wen. lalu sambung pula _pembitjerahan itu,,.serta