Dimohon untuk merapikan dan menyesuaikan teks sesuai sumber aslinya.
jang njata sekali bahua’ ita-njonja bed sedeng
berada dalem...... ketakutan,
Hung Wen bongkokin dirinja dan eis itu: petjahan gelas jang ada terletak diatas batu. »Apatah kaw langgar itu: gelas istrikw?”
ghost sesunggunja bukannja aku jang aH melanggar gelas itu.”
»Heran ‘sekali” berkata Hung Wen waktu ia taro kombali itu petjahan gelas diatas medja. pAku ada berdiri kira-kira ‘djaunja dua meter dari itu medja makan, maka. satu. mustahil dji- kalu. aku jang melanggar itu?” kata Yu. Lan dengen paras sunggu-sunggu.
Baru sadja ia taro itu péetjahan gelas diatas medja, lantas diruangan atas ada terdenger satu suara jang aneh, Suara.itu ada merupaken sebagi suaranja seorang jang menggabrukin pintude~ | ngen keras sekali. Sekarang betul-betul Yu Lan t baru merasa takut sungguan, maka itu djuga ta. lalu mengglendot pada badan ‘suaminja ; sedeng mukanja suda beroba begitu putiet sebagi djuga Sattt mait.
Meskipun begimana tabah djuga adanja Mung Wen jang terkenal ada mempunjain hati wadja, kerna ia suda perna mendjadi seorang militaire dalem tentara, aken tetapi mengalamken kedja- dian jang sebagi itu, mau tida mat hatinja’ ter- gontjang djuga.
Tetapt buat menghiburken hatinja ia punija. istri, Hung Wen berkata djuga; ,,Ah...... ini se- matjem nonsense sunggu stida membikin aku tida mengarti. Apatah kita lagi mendusin atawa lagt sedeng mengimpi?”
Kombali ada terdenger suaranja pintu loteng. | jang -digabrukin dengen keras. Suaranja sebagi djuga datengnja dari dalem kamarnja itu bu-