Dimohon untuk merapikan dan menyesuaikan teks sesuai sumber aslinya.
harep sadja iang kita punja sobat Dr. Chang dan
Shen Hao tida nanti ketimpa hudjan. Aku tau
bahua marika itu suda pulang dengen berdjalan
kaki. Aku mau suru anterken sadja dengen. kita
-punja Ford tetapi heran bener: Dr, Chang. suda
mienampik. -Oh...... -sungew tjepet sekali. adanja perobahan hawa. udara.” Suamiku” kata Yu Lan, ,,Apatah barusan kau
tida. liat jang rupanja Shen Hao’ ada sedikit su- rem? Aku tida tau hal apatah jang nienjebabken
ia suda mendjadi begitu. Bole djadi ia-ada terlibet
dengen urusan pertjintahan dengen satu prem-
dF
at day es * kata Hung Wen atas perkatahannyja ia punja istri, yohen Hao memang tabeatnja ada
begitu. Tetapi ia punja lukisan? ada Sanget di- hargaken sekali, Kutika ia beladjar ilmu meng-
gambar di Paris, ia punja gambar? teekenan suda perna di pertundjuken dalem tenteonstelling di
dtu ibu kota. Tapi....., Yu Lan, apatah kau tida
merasaken jang hawa udara datem kamar ini ada sedikit panas ? Apatah kau tida merasa, keberatan
djika aku pentang ini djendela?” gisOh tadartics ” kemudian Yu Lan berdadale ke
depan, djendela, serta buka itu. Hawa udara jang sedjuk sigra djuga menghembus masuk dalem
itu kamar, Tetapi dengen mendadak Yu Lan me-
randek berpaling pada suaminja, ia lalu berkata:
,blung: Wen apatah kau denger suara itu?” | gSuara, apa?’ menanja- Mung: Wen,
Aku denger ada suara orang jang pentjet bel di pinttt depan.” Hung. Wen pasang kupingnja, dan kerna tida mendenger’ satu suara apa ‘djuga ja lalu berkata: ,,.Yu Lan; aku harep) kau punja zenuw ada sampe kuat buat djangan terlalu di