Lompat ke isi

Halaman:Risalah perundingan.djvu/556

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca


(Zainul Baharuddin.)

ruhnja mendjadi sebahagian dari padanja, dan takluk kepada perintah dan pengaturan Angkatan Perang.

Sama kerdja dihentikan, maka kedua panitia jang saja sebutkan tadi bekerdja sendiri-sendiri — ieder voor zich, God voor ons allen —. Bahwa kedua-duanja tidak djuga mentjapai hasil, disebabkan oleh berbeda-beda sebab. Mereka, karena dalam kalbu-kandungannja sendiri tidak didapatkan persesuaian faham mengenai apa jang dinamakan pertahanan rakjat, dan dikalangan Seksi Pertahanan, karena suasana politik selalu hangat dan tidak memungkinkan melandjutkan pembitjaraan-pembitjaraan mengenainja dalam Seksi dan pun apalagi dalam Pleno. Usaha semasa Kabinet Natsir, terhenti, dengan harus ditjatat, bahasa obstakel jang besar ialah pengertian jang harus diletakkan pada istilah „Pertahanan Rakjat"'.

Usaha kedua, pada djaman Kabinet Sukiman-Suwirjo. Kami dalam menghadapi pembitjaraan mengenai Anggaran Belandja Kementerian Pertahanan baru dapat sekali lagi menginsjafkan Menteri Pertahanan Sewaka akan urgent adanja Undang-undang Pertahanan Nasional, diperkuat apalagi oleh Kepala-kepala Staf Angkatan (selain Kepala Staf Angkatan Perang), ataupun wakilnja, dengan melahirkan pendapat selaku mukaddimah dari pendjelasan-pendjelasan jang hendak diberikannja disekitar Anggaran Belandja angkatannja masing-masing, bahasa segala-sesuatu sukar dengan tepat dan djitu diperhitungkan, karena belum adanja „defensie-wet”,

Goodwill dari Menteri Pertahanan Sewaka, jang dimuka kami mendapat tantangan dari Sekdjennja, Mr Ali Budiardjo sendiri, suatu insiden jang tidak mudah kami lupakan, dan jang selalu terbajang-bajang dimuka saja, ketika mendengarkan djawaban Pemerintah baru-baru ini. Goodwill Menteri Sewaka itu kandas pula karena Kabinet Sukiman-Suwirjo harus menepi, dan harus diganti pengendalian pemerintahan. Dalam pada itu, panitia kerdja di Kementerian Pertahanan diperbaharui seruan terhadapnja untuk bekerdja, dengan tidak djuga mendapat kemadjuan sesuatu apa. Rasa-rasanja tantangan dari Sekdjen Ali Budiardjo dan obstakel jang berada dalam kandungan panitia itu sendiri, tjukup sudah mejakinkan kita bahasa memang tidak akan dapat tertjapai hasil oleh panitia itu, walau sekalipun Saudara Sewaka

1118