Lompat ke isi

Halaman:Risalah perundingan.djvu/199

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

(Sjamsuddin Sutan Makmur.)

menempuh djarak 10 atau 15 kilometer, maka saja chawatir tidak ada pemilih-pemilih jang datang.

Saja usulkan, baiklah umpamanja tiap-tiap kotak suara ditiap-tiap desa disediakan untuk rata-rata 250 orang pemilih. Ini untuk desa-desa. Dikota-kota besar dan dikota-kota ketjil tentu djumlah pemilih ini boleh diperbesar, sebab djalan perhubungannja baik. Untuk seluruh Indonesia baiklah rata-rata diambil 250: djika perlu boleh dikurangi.

Hal ini membawa akibat, bahwa ditiap-tiap lingkungan tempat pemungutan suara, terdiri dari 250 pemilih, kita harus mempunjai satu kotak pengumpulan suara. Oleh karena kita memilih untuk dua dewan, — perlu saja tegaskan disini, bahwa ditiap-tiap desa itu satu kotak disediakan untuk 250 pemilih dan tiap-tiap desa djumlah pemilih kira-kira ada seribu, — maka ditiap-tiap desa itu kita harus mempunjai untuk satu dewan 1.000: 250 — 4 kotak, dan untuk dua dewan diperlukan untuk satu desa 8 buah kotak pengumpulan suara.

Saudara Ketua, kita bersama dapat menghitung, djikalau seluruh Indonesia ada 40 ribu desa, maka kita membutuhkan 40 ribu X 8 kotak, djadi 320.000 kotak. Menurut perhitungan saja, untuk membikin kotak-kotak suara sadja memerlukan uang paling sedikit 32 djuta rupiah.

Saudara Ketua, djumlah ini sangat memberatkan keuangan Negara. Saja hendak pertimbangkan kepada Pemerintah, supaja kita mentjari suatu tjara pemungutan suara jang lebih sederhana.

Tjaranja ialah, bahwa dalam undang-undang ditegaskan, bahwa kotak-kotak pengumpulan suara boleh dibuka ditiap-tiap tempat pemungutan suara dan perhitungan suara dilakukan ketika itu djuga, sehingga tidak perlu kotak itu mesti dibawa dari tempat pemungutan suara ketempat panitia pemungutan suara diibu kota ketjamatan.

Jang menjebabkan, maka perlu dikeluarkan uang jang besar djumlahnja, ialah karena kotak itu tidak boleh dibuka ditempat pemungutan suara, tetapi harus dibawa keibu kota ketjamatan, dan oleh sebab itu kotak-kotak harus dibuat dari pada kaju jang kuat, mesti memakai engsel-engsel jang kuat dan mesti dikuntji. Dengan demikian, maka ongkos pembikinan kotak-

761