(Zainul Baharuddin.)
undang-undang dasar Republik Indonesia kini dan sebagai djuga tertjantum dalam tata-tertib Dewan Perwakilan Republik Indonesia ini. Sehingga dengan melemparkannja sekali gus kedalam pleno terbuka hari-hari ini, Saudara Ketua sudah memakai hak mendjalankan beleidnja sendiri, dengan pengertian, bahasa tindakan itu masih dapat ditolak oleh pleno. Bukan Saudara Ketua tidak berhak, memang Saudara Ketua berhak.
Saudara Ketua, kita mempunjai tata-tertib, jang mengatur procedure jang tegas-tegas mengenai funksi Parlemen dalam perundangan-perundangan. Spelregels djanganlah hendaknja diperkosa sadja dengan semena-mena, apalagi bila dengan tindakan jang onregelmatig ini, hendak diperkosa procedure jang memang sudah berdjalan regelmatig. Procedure jang dengan regelmatig sudah didjalankan, ialah mengenai empat rantjangan undang-undang kemiliteran. Dan procedure jang dilakukan menurut tata-tertib itu hendak ditorpedir dengan procedure jang onregelmatig, jakni menjelipkan rantjangan undang-undang jang dua lagi dalam atjara hari-hari ini. Saja sebutkan mentorpedir, karena bertepatan memang tindakan jang onregelmatig itu meniadakan alasan jang kuat dari Bahagian II untuk tidak membehandel untuk sementara empat rantjangan undang-undang kemiliteran itu.
Saudara Ketua, saja mengundang Saudara Ketua bersama-sama dengan Panitia Permusjawaratan mempertimbangkan ketjaman saja diatas itu. Selandjutnja pun hendak saja ketengahkan disini probleem jang saja lihat mungkin akan timbul apabila kita meneruskan djuga tjara membehandel sebagai sekarang ini.
Apabila rantjangan undang-undang untuk mengesahkan Undang-undang Dasar No. 4 tahun 1950, ditolak oleh pleno Parlemen ini memperbintjangkannja dalam pleno ini, maka bagaimanakah pembitjaraan selandjutnja? Karena belum pernah diperbintjangkan dalam Bahagian-bahagian Parlemen ini. Bila diadakan umpamanja amendemen-amendemen atasnja, umpamanja tepat pula atas pasal-pasal jang mendjadi dasar dari keempat rantjangan undang-undang kemiliteran itu, bagaimanakah akan selandjutnja? Walaupun seruan saja
720