Lompat ke isi

Halaman:Risalah perundingan.djvu/107

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

(Sudijono Djojoprajitno.)

3. Mempertahankan dan membela politik luar negeri jang didjalankan oleh Pemerintah Republik Indonesia termasuk djuga mendjalankan kepentingan negara jang harus dilindungi oleh Angkatan Perang.

Saudara Ketua, politik luar negeri Pemerintah lndonesia tidak bisa bertentangan dengan kepentingan-kepentingan modal asing jang ada di Indonesia menurut ketentuan-ketentuan dalam persetudjuan Konperensi Medja Bundar.

Itulah sebabnja maka persetudjuan San Francisco, politik embargo, M.S.A. jang sekarang diberi bentuk T.C.A. telah diterima oleh Pemerintah Republik Indonesia, walaupun katanja melakukan politik bebas. Demikianlah Saudara Ketua, dasar-dasar jang mendjadi pedoman bagi Angkatan Perang kita untuk melakukan beleid pertahanan jang telah didjalankan selama ini.

Dalam menghadapi 6 Rantjangan Undang-undang Ketentaraan ini, Partai Murba berkejakinan bahwa Indonesia tidak bisa terlepas bebas dari pada suasana dunia, dimana pertentangan antara blok Amerika dengan blok Soviet semakin tadjam, lebih-lebih dengan dipilihnja Eisenhouwer sebagai Presiden Amerika Serikat, hal mana akan merubah strategi dan taktik Amerika Serikat jang lebih tegas dalam menghadapi komunisme diseluruh dunia, termasuk djuga Indonesia.

Pemerintah Indonesia selama ini dalam theorie menganut politik bebas, tetapi dalam praktek melakukan tindakan-tindakan jang tidak bebas. Sesuai dengan tindakan-tindakan Pemerintah itulah beleid pertahanan di Indonesia didjalankan.

Kita menjatakan dalam mukadimah Undang-undang Dasar Sementara Republik Indonesia bahwa kita anti imperialisme, tetapi Angkatan Perang sedjak semula sampai sekarang masih mempertahankan kedudukan Misi Militer Belanda didalam tubuhnja, untuk menerima instruksi-instruksi dari mereka jang mendjadjah Irian Barat. Dan sesudah Parlemen menerima mosi Manai Sophiaan jang diantaranja mengandung tuntutan akan lekas dipulangkannja Misi Militer Belanda, maka terdjadilah peristiwa 17

669