Lompat ke isi

Halaman:ROEM.pdf/3

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

patoet dipoedji-poedji sampe salama-lamanja, amin!
26. Maka sebab itoe dia-orang soedah diserahken Allah {Ima 18:22,23} sama segala napsoe jang nadjis, karna orangnja perampoean djoega soedah mengobahken tabiatnja jang patoet sama jang tiada patoet;
27. Dan bagitoe djoega orang laki-laki soedah meninggalken perboewatannja jang patoet sama perampoean, dan napsoenja beranget satoe sama lain, ija-itoe laki-laki sama laki-laki melakoeken perkara jang nadjis, sampe dia-orang terima pembalesan jang patoet sama kasalahannja.
28. Maka sebab dia-orang tiada maoe inget sama Allah dalem pengataoeannja, maka sebab itoe dibiarken Allah sama dia-orang dalem akal jang djahat, sampe dia-orang berboewat segala perkara jang tiada patoet;
29. Sampe penoh dia-orang dengan segala perkara jang tiada bener, ija-itoe djina dan kadjahatan dan kikir, dan doerdjana; penoh dia-orang dengan bentji, dan berboenoh-boenohan, dan berbantah-bantahan, dan tipoe-daja, dan panas hati;
30. Djadi toekang bisik-bisik, toekang fitnah, pembentji sama Allah, pemaki, kotjak, membesarken dirinja, memboewat akal djahat, tiada menoeroet iboe-bapanja.
31. Tiada berboedi, tiada sampeken djandjinja, tiada bertjinta, tiada maoe diroekoenken, dan tiada bersajang-sajangan.
32. Maka dia-orang, maski taoe sama hoekoem Allah, kaloe orang berboewat perkara jang bagitoe patoet dia mati, boekan sadja dia-orang berboewat itoe perkara, {Hos 7:3} melainken dia-orang soeka djoega kaloe orang lain berboewat bagitoe.



FATSAL II.

1. Maka sebab itoe angkau tiada bolih dipanggil bresih, hei orang! siapa pon baik, jang salahken orang lain, {2Sa 12:5; Mat 7:1; 1Ko 4:5} karna dalem perkara jang angkau salahken orang lain, betoel dalem itoe djoega angkau salahken dirimoe sendiri, karna angkau jang salahken orang, memboewat itoe perkara djoega.
2. Maka kita-orang taoe jang pahoekoeman Allah dateng dengan sasoenggoehnja atas segala orang, jang memboewat perkara jang bagitoe.
3. Maka pada kiramoe, jang angkau bolih terlepas dari pahoekoeman Allah, hei orang jang salahken orang jang memboewat perkara bagitoe, tetapi angkau sendiri berboewat bagitoe djoega?
4. Apa angkau menghinaken kamoerahan Allah, jang amat besar itoe, dan sabarnja, dan {2Pe 3:15} pandjang hatinja, {Yes 30:18} serta tiada angkau taoe, jang kamoerahan Allah itoe membawa sama dikau kapada tobat?
5. Tetapi toeroet hatimoe jang keras dan jang tiada maoe bertobat, angkau {Rom 9:22} koempoelken marah bagi dirimoe, pada masa marah Allah dan pahoekoemannja