Lompat ke isi

Halaman:Propinsi Sumatera Tengah.pdf/270

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

BANGKO.

Dikewedanaan Bangko, seperti djuga ditempat- tempat lain Angkatan Pemuda Republik Indonesia (A.P.R.I.), memegang peranan jang penting, diketuai oleh Bahar Mahjudin jang kemudian gugur dalam T.N.I. sewaktu pertempuran clash ke-II di Badjubang . Komite Nasional tjabang kewedanaan Bangko berdiri dengan susunan pengurusnja :

1. Ketua : Dokter R. Perwadi - kemudian pindah kekota Djambi, memimpin P.R.I.

2. Wk. Kerua : Marah Ismail.

3. Sekretaris I : Mhd. Samin.

4. Sekretaris II : Mh. Saidi.

5. Anggota-anggota :

I. Mohd. Saidi.

II. Ali Sudir.

III. Abi Hasan.

IV. Rukman Hadi.

V. Ismail.

VI. Satro.

6. Bhg. Perekonomian : Nung Tjik

7. Penasehat : R. Soedarjo.

{{rh||SAROLANGUN.} Di Sarolangun sesudah proklamasi , Organisasi jang mulai berdiri ialah: „Badan Keamanan Masjarakat" atau singkatnja B.K.M. jang kemudian mendjelma mendjadi A.P.I. dan P.R.I.

Komite Nasional Indonesia tjabang mempunjai susunan Pengurus :

1. Ketua : Sjamsulbahrun.

2. Wk. Kerua : Ahmad Sjarnubi.

3. Sekretaris : Teleng.

4. Anggota :

I. Abu Tohid.

II. Aminuddin.

Raden Inu Kertapati menggantikan Sjagaf Jahja.

Djepang masih mempunjai kedudukan jang kuat dikota Djambi. Dalam bulan Desember 1945 Dokter Sjagaf Jahja ditangkap oleh Djepang. Djuga beberapa orang Pemimpin turut tertangkap. Maksud Djepang hendak menangkap lagi beberapa Pemimpin lain,

264