Lompat ke isi

Halaman:Propinsi Sumatera Tengah.pdf/21

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

PENDAHULUAN

MENULIS sedjarah tidaklah mudah. Banjak kesulitan-kesulitan jang ditemui, terutama jang menjangkut dengan bahanbahan untuk didjadikan sedjarah itu.

Sedjarah Sumatera Tengah, melalui tiga zaman, jaitu : zaman dahulu kala, zaman pendjadjahan dan zaman kemerdekaan.

Untuk melengkapi sedjarah Sumatera Tengah ketiga-tiga zaman itu menghendaki dokumentasi jang lengkap.

Menghimpunkan dokumentasi itu adalah suatu pekerdjaan jang paling berat, apalagi dokumentasi zaman bahari dan zaman pendjadjahan, disa at belum ada keinginan untuk mengabadikan sesuatu perkembangan, kedjajaan dan keruntuhan.

Karena itu sedjarah jang didjalin dengan dokumentasi jang kurang, akan terasa kelemahannja.

Walaupun demikian dari pada tiada ada sama sekali, jang inipun telah berharga djuga; dari pada si buta, si tjelek lebih berharga.

Begitu pula kesulitan jang ditemui didalam menulis sedjarah ini; banjak diantara pemuda, pemimpin jang mereka sendiri membuat sedjarah, meukir sedjarah dengan darah dan djiwa , tetapi mereka lupa pada dokumentasinja.

Bagi mereka sekarang hanja dapat mengenang, merasakan kedjadian-kedjadian jang telah berlalu, tetapi mereka tidak sanggup mengudjudkan ke-alam sedjarah jang dapat dipusakakan untuk keturunan kita dibelakang.

Sungguh merugi satu bangsa jang tidak mempunjai buku sedjarah! Perkembangan bangsa dapat dikenal, hanja dengan buku sedjarah itulah !

Oleh karena itu sekarang telah dirasakan kepentingan buku sedjarah untuk peringatan, untuk kenang-kenangan dan terutama untuk pengetahuan bagi generasi baru.

Saja jakin bahwa inilah baru satu buku sedjarah Sumatera Tengah, walaupun disana-sini terdapat kekurangan, kechilafan dan kelemahannja.

Tidak ada gading jang tidak retak. Segala kekurangan- kekurangan dan kelemahan-kelemahan jang terdapat dalam buku ini, adalah mendjadi kewadjiban berat buat generasi muda untuk melengkapkan, mengkomplitkannja.

Djika bertemu hal-hal jang demikian adalah disebabkan oleh karena kekurangan dokumentasi kita.

Sesungguhnja kita telah mengundang para pemimpin-pemimpin, pemuda-pemuda, djawatan-djawatan untuk turut menulis dalam buku sedjarah Sumatera Tengah ini.

Bantuan dan susah pajah mereka, kita hargakan setinggi-tingginja.

Dalam mengumpulkan bahan-bahan untuk buku sedjarah ini, DJAWATAN PENERANGAN PROPINSI SUMATERA TENGAH telah mendapat bantuan jang tidak ternilai dari seluruh