Lompat ke isi

Halaman:Pidato Pada Pemberian Gelar Doctor Honoris Causa oleh UGM kepada Ki Hadjar Dewantara.pdf/14

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

- 13 -

Jang sekarang dilihat masjarakat jalah buah pekerdjaan jang sungguh besar (extensif, intensif dan berpengaruh) itu dari perguruan Taman Siswanja, maka ada jang menitik beratkan kepada keahliannja dalam hal pendidikan.

Tetapi bila kita merenungkan apa jang dikerdjakan oleh Sdr. Ki Hadjar Dewantara, dengan tjontoh2nja jang kami singgung diatas, pemberian penghargaan atas djasanja didalam hal pendidikan (pedagogik) akan hanja mengenai satu facet sadja, dan dengan sendirinja belum tepat.

Dari itu diambil dasar seperti dimuka, kami terangkan lagi untuk djelasnja, jalah :

Soal-soal mutlak bagi pendidikan, seperti hakekat, isi, batas lingkungan dan tudjuannja. Saudara letakkan dalam suatu sistim, jang mengandung kesatuan dan harmoni. Hakekatnja adalah „among“ dalam perumusan „toet woeri andajani“, isinja adalah pemberian kemerdekaan dan kebebasan kepada anak didik untuk mengembangkan bakat dan kekuatan lahir dan batin, batas lingkungannja ialah kemerdekaan dan kebebasan jang tidak leluasa, terbatas oleh tuntunan kodrat alam jang chak, dan tudjuannja ialah kebudajaan, jang diartikan sebagai keluhuran dan kehalusan hidup manusia, termasuk pula tentunja kemerdekaan politik. Lebih landjut dipakainja dasar kebangsaan agar supaja kebudajaan dapat menjelamatkan dan membahagiakan hidup dan penghidupan dari masjarakat. Adapun kebangsaan diartikan jang tidak melanggar atau bertentangan dengan dasar perikemanusiaan. Dasar2 kerohanian dalam konsepsi tersebut menurut pendapat Senat Universitas tiada mungkin lain daripada merupakan unsur2 jang terkandung didalam sanubari Saudara sebagai filsafat hidup dan pendirian hidup, jang diliputi kesadaran religieus, ternjata pula dalam asas tuntunan kodrat alam jiang chak. Dan kerena itu dasar2 kerohanian bagi sistim pendidikan dan pengadjaran itu tentu meliputi konsepsi Sdr. mengenai kebudajaan, jang Sdr. maksudkan melingkungi seluruh kebudajaan manusia sebagai perseorangan, dan via kehidupan perseorangan ini menjakup seluruh kehidupan bangsa dan kemanusiaan. Konsepsi mulia ini demi kepentingan nusa dan bangsa, tidak tinggal tjiptaan, tetapi dengan ketabahan hati membelokkan garis hidup Saudara telah mulai djuga pelaksanaannja dengan hasil sebegitu rupa, sehingga sungguh besar djasa2 nasional Saudara.

Dengan dasar demikian, jang tertjipta dan terkandung sebagai unsur2 daripada filsafat dan pendirian hidupnja, maka bagi Sdr. Dr Ki Hadjar-Dewantara kebudajaan sebagai tudjuan adalah luas dan melingkungi pula kemerdekaan dan pendidikan nasional.