Lompat ke isi

Halaman:Permendikdasmen 3-2025.pdf/36

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

-9-

      Ilustrasi Kondisi Daya Tampung SD

      Kabupaten X memiliki:
      1. Jumlah penduduk usia 6-7 tahun sebanyak 6.729;
      2. Daya tampung Murid SD Negeri kelas 1 sebanyak 6.552;
      3. 6 SD Swasta dengan total ruang kelas 1 sebanyak 24 sehingga diperoleh daya tampung SD Swasta sebesar 24 × 28 = 672;
      4. Total daya tampung Murid SD Negeri dan Swasta kelas 1 sebanyak 7.224.

      Perhitungan kondisi daya tampung Satuan Pendidikan Negeri dan Satuan Pendidikan Swasta sebagai berikut:

      Kondisi daya tampung kelas 1=7.224 – 6.729
      =495

      Kondisi ini menunjukkan bahwa dengan melibatkan Satuan Pendidikan Negeri dan Satuan Pendidikan Swasta, kapasitas daya tampung SD negeri dan swasta yang diselenggarakan Kabupaten X mencukupi.


      Ilustrasi Kondisi Daya Tampung SMP

      Kabupaten Y memiliki:
      1. Jumlah lulusan SD/sederajat sebanyak 7.629;
      2. Daya tampung Murid SMP Negeri kelas 7 sebanyak 7.552;
      3. 5 SMP Swasta dengan total ruang kelas 7 sebanyak 49 sehingga diperoleh daya tampung SMP Swasta sebesar 49 × 32 = 1.568;
      4. Total daya tampung Murid SMP Negeri dan Swasta kelas 7 sebanyak 9.120.

      Perhitungan kondisi daya tampung Satuan Pendidikan Negeri dan Satuan Pendidikan Swasta sebagai berikut:

      Kondisi daya tampung kelas 7=9.120 – 7.629
      =1.491

      Kondisi ini menunjukkan bahwa dengan melibatkan Satuan Pendidikan Negeri dan Satuan Pendidikan Swasta, kapasitas daya tampung SMP negeri dan swasta yang diselenggarakan Kabupaten Y mencukupi.