sini lantas dengan tiada berlambatan pada esok harinja saja doedoek di-atas tempat bitjara, serta itoe orang saja soeroeh menghadep.
18. Maka tatkala berkoempoel segala orang jang menoedoeh itoe saja lihat tiada dia-orang membawa perkara satoe apa, saperti jang soedah saja kiraken.
19. Tetapi dia-orang ada bebrapa pertanjaan sama dia dari perkara agamanja, dan lagi dari sa-orang jang bernama Jesoes, jang soedah mati, ija-itoe dikataken Paoel! ada hidoep.
20. Maka sebab saja bimbang dari pariksa itoe perkara, lantas saja tanja sama dia, kaloe dia maoe pergi di Jeroezalem, sopaja dibitjaraken segala perkaranja itoe disana.
21. Maka kapan Paoel meminta maoe ditahanken, sopaja bitjara sama kaisar, lantas saja soeroeh pandjaraken dia sampe saja soeroehken dia sama kaisar.
22. Maka kata Agrippa sama Festoes: Akoe djoega maoe menengar sahoet itoe orang sendiri. Maka kata Festoes: Esok hari bolih radja menengar dia.
23. Maka esok harinja serta dateng Agrippa dan Bernike dengan bebrapa kabesarannja, lantas dia-orang masok dalem gedoeng-bitjara serta dengan segala kapala orang sariboe, dan orang besar-besar dalem itoe negari, maka dibawa orang sama Paoel itoe menghadep dengan prentah Festoes.
24. Maka kata Festoes: Ja radja Agrippa, dan segala orang jang ada berkoempoel disini beserta dengan kita! kamoe melihat sama ini orang; itoelah dia jang dipinta toeloeng orang Jahoedi sama akoe, baik di Jeroezalem, baik disini, dengan bertreak, katanja: tiada patoet dia ini hidoep lagi.
25. Tetapi akoe soedah mendapet dia itoe {Kis 23:9; 26:31} tiada patoet dihoekoem akan mati diboenoh, dan lagi dia sendiri djoega soedah minta bitjara sama kaisar, maka sebab itoe soedah tantoe akoe nanti soeroehken dia.
26. Tetapi tegal trada sebab jang tentoe akoe kirimken soerat dari perkaranja sama toewankoe, dari sebab itoe akoe bawa sama dia menghadep kamoe samowa, dan lebih lagi kapada toewankoe, ja radja Agrippa! sopaja kapan soedah dipriksai sama dia, bolih akoe soeratken barang apa-apa dari perkaranja.
27. Karna pada kirakoe tiada patoet disoeroehken sa-orang jang terpandjara itoe, dengan tiada dinjataken salahnja sakali.
FATSAL XXVI.
1. Maka kata radja Agrippa sama Paoel: Angkau bolih mentjaritraken dari segala perkaramoe sendiri. Maka koetika itoe Paoel mengisjaratken dengan tangannja, serta mentjaritraken dari perkaranja bagini:
2. Ja radja Agrippa! hati saja berasa seneng, karna pada ini hari saja bolih mentjaritraken dari perkara saja dihadepan radja akan segala pengadoean orang Jahoedi atas saja;