Lompat ke isi

Halaman:Perbandingan Pendidikan.pdf/238

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

produksi, jang biasanja dimulai ditahun ketiga, dilakukan ditempat bekerdja kelak. Djadi untuk tjalon djururawat dan ahli laboratorium dirumah-rumah sakit, ahli teknik dipabrik, tjalon pegawai kantor dagang dikantor dagang dan sebagainja.

Ada djuga teknikum untuk tjalon ahli gigi, ahli hukum dan seniman sandiwara. Untuk masuk ketiga djurusan itu orang harus sudah beridjazah Sekolah Landjutan Lengkap.

Dalam rangka demokratisasi pendidikan kedjuruan, mereka jang sudah tamat suatu teknikum diberi djuga kesempatan melandjutkan peladjarannja diperguruan tinggi dalam djurusan jang sama. Tetapi sebelum melandjutkan keperguruan tinggi, mereka diwadjibkan dulu mempraktekkan keahliannja sedikit-dikitnja tiga tahun. Jang diberi perketjualian ialah mereka jang menundjukkan hasil pekerdjaan jang gilang gemilang disekolah ; mereka dibolehkan masuk perguruan tinggi setelah tamat dari teknikum. Seperti akan kita lihat nanti, sjarat masuk perguruan tinggi itu sudah dipersukar belakangan ini dan jang diberi prioritas ialah mereka jang sudah pernah bekerdja sedikit-dikitnja 2 tahun.

Dalam hubungan ini perlu djuga diingat adanja sekolah-sekolah malam bagi mereka jang baru sadja mulai bekerdja disuatu pabrik atau pertanian. Tudjuannja ialah agar sebanjak mungkin dari mereka jang segera harus mentjari lapangan pekerdjaan, mendapat kesempatan pula mempertinggi pendidikannja hingga setaraf dengan Sekolah Landjutan Lengkap.

Pendidikan orang dewasa djuga diberi perhatian dengan mendirikan Sekolah Rendah dan Menengah bagi orang dewasa. Mereka ini hanja dapat beladjar diwaktu malam dan djuga hanja 4 malam dalam seminggu, akan tetapi selalu diusahakan agar taraf jang ditjapai sama dengan jang ada disekolah biasa. Lembaga-lembaga ini dapat kita bandingkan dengan kursus-kursus dibawah asuhan Djawatan Pendidikan Masjarakat di negeri kita. Djuga terdapat sistim kursus tertulis pada taraf sekolah rendah dan menengah untuk kepentingan mereka ditempat-tempat terpentjil.

Kegiatan ektra-kulikuler sangat diberi perhatian di Uni Soviet, seperti adanja perkumpulan-perkumpulan sekolah, tjeramah-tjeramah, ekskursi, rapat antar-sekolah dan lain sebagainja. Sudah disebut diatas bahwa dalam hal ini Persatuan Orang Tua Murid ikut serta dengan giat. Jang chas pula ialah adanja klub-klub ilmu alam jang dimaksud untuk menanamkan Atheisme dalam djiwa murod-murid. Atheisme dianggap sangat rapat hubunganja dengan sikap ilmiah dan kalau ingin dididik mendjadi berskiap ilmiah, maka ia harus djuga dilatih supaya atheistis. 39

Meskipun barangkali tidak langsung atau resmi merupakan lembaga pendidikan, kita tidak boleh melupakan istana-istana kebudajaan serta

216