sadja. Antjaman Djerman mengatjaukan semua rentjana itu, karena kepentingan keselamatan nasional tidak lagi memungkinkannja.
Pada tanggal 2 Oktober 1940 Pemerintah mengeluarkan peraturan bahwa akan dikerahkan 800.000 sampai 1 djuta orang jang berumur antara 14 dan 15 tahun untuk diberi latihan disekolah tukang dan bengkel-bengkel kereta api dan jang berumur 16 dan 17 tahun dalam pabrik-pabrik. Mulai saat itulah terbentuk apa jang dinamakan Buruh Tjadangan, jaitu orang-orang jang sewaktu-waktu dapat dipanggil dan dikerahkan untuk keperluan suatu prodjek. 37
Sistim sekolah kedjuruan tingkat pertama jang ada sekarang didasarkan atas pengalaman pada zaman buruh tjadangan itu. Djadi dapatlah dilihat betapa kepentingan nasional, jaitu kebutuhan akan orang ahli dalam teknologi menengah, sangat menentukan sifat pendidikan di Uni Soviet.
Tamatan Sekolah Delapan Tahun dapat memasuki 2 matjam sekolah kedjuruan : Sekolah Teknik Kereta Api dan Sekolah Buruh Industri. Lama peladjaran antara 1 dan 3 tahun, sesuai dengan spesialisasinja diambil. Kalau tamat, mereka itu dianggap sebagai buruh menengah (semi-skilled).
Selain itu ada djuga sekolah-sekolah untuk magang (apprentice) jang menerima murid antara 16 dan 18 tahun. Lama latihan tidak tentu, karena tergantung pada spesialisasi, akan tetapi biasanja antara 6 bulan dan 1 tahun.
Setelah tamat dari lembaga-lembaga kedjuruan dan teknik itu, mereka dikerahkan untuk bekerdja selama 4 tahun dalam perusahaan-perusahaan negara. Pada permulaan tahun 1950-an mulai terasa bahwa ada kepintjangan dalam sistim pengerahan ini, karena anak-anak biasanja dikerahkan djuga dipabrik dengan akibat bahwa pertanian agak terhambat perkembangannja berhubung kekurangan orang yang terlatih. Maka sedjak 1953 anak-anak petani tidak lagi ditarik dalam pabrik, melainkan diusahakan agar suka tinggal dan bekerdja didaerah pedesaan dan disana dilatih untuk bekerdja dilapangan pertanian dan peternakan.
Pendidikan kedjuruan menengah dilakukan dalam lembaga-lemebaga jang dinamai teknikum. Jang diterima disana ialah mereka jang beridjazah Sekolah Delapan Tahun dan sesudah lulus dari udjian seleksi jang meliputi bahasa dan kesusasteraan Rusia, ilmu pasti dan tata-negara. 38 Djuga ditentukan bahwa tjalon murid tidak boleh berumur lebih dari 30 tahun. Lama peladjaran yang diambil. Meskipun merupakan sekolah kedjuruan, pendidikan umum tidaklah diabaikan dalam teknikum itu, Jang menarik perhatian dalam kurikulum teknikum ialah pembedaan "praktek produksi" dari "peladjaran praktek"
Jang tersebut belakangan ini dilakukan disekolah, sedang praktek