Lompat ke isi

Halaman:Perbandingan Pendidikan.pdf/175

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

tetapi sekolah menengah dianggapnja diluar pembiajaan umum. Pengadilan memutuskan bahwa sekolah menengah boleh dimasukkan dalam anggaran belandja umum dan dengan keputusan ini maka diberikanlah suatu sanksi hukum untuk mendirikan sekolah-sekolah menengah negeri atas biaja umum. Sebagai sudah kita lihat diatas, dibanjak negara-bagian hal ini memang sudah lama diterima orang, akan tetapi keputusan pengadilan di Michigan itu merupakan pernjataan resmi. Mulai saat itu maka public high school di Amerika Serikat sungguh-sungguh merupakan sekolah untuk rakjat.

Ketiga periode jang sudah disebut diatas, jaitu periode sekolah Latin, akademi dan timbulnja sekolah menengah negeri, biasanja oleh penulis sedjarah pendidikan dianggap sudah melukiskan keadaan seluruhnja. Akan tetapi dapat djuga kiranja ditambahkan disini satu periode jang terbaru, jaitu perluasan pendidikan menengah kearah atas, sebagai bagian dari pendidikan umum. Dalam tahun 1902 di Joliet, Illinois didirikanlah suatu Junior College negeri, jang menerima tamatan sekolah menengah untuk dididik selama 2 tahun lagi. Dengan demikian maka mulai pulalah negara-negara bagian lainnja mendirikan junior colleges, jang memperpandjang masa pendidikan menengah bagi pemuda-pemuda. Mengenai sekolah ini akan kita bitjarakan lebih mendalam pada achir bab ini.

Diatas sudah disinggung bahwa banjak peladjaran jang dianggap terlalu sukar untuk diselesaikan disekolah rendah, walaupun merupakan hal jang biasa disekolah-sekolah rendah di Eropah misalnja, jang oleh guru-guru Amerika ditunda sampai simurid tiba disekolah menengah. Dan karena setiap negara-bagian mengusahakan agar kewadjiban beladjar meliputi umur dari 6 tahun sampai 18 tahun, maka orang tidak lagi menganggap bahwa ada suatu djumlah pengetahuan jang harus diselesaikan disekolah rendah sebelum simurid dinaikkan kesekolah menengah.

Dalam tahun 1918 suatu komisi reorganisasi pendidikan menengah merumuskan beberapa tudjuan terpenting dari pendidikan itu. Oleh karena dari umur 6 sampai 18 tahun simurid dianggap mengikuti suatu rentjana peladjaran jang tunggal tudjuannja, maka tudjuan jang dirumuskan oleh komisi itu harus djuga dianggap berlaku untuk sekolah rendah.

Dasar-dasar pendidikan itu dapat dipersempit mendjadi 7 pokok : kesehatan, mendjadi anggota keluarga jang baik, menggunakan waktu senggang sebaik-baiknja, ikut serta dalam kehidupan dan kegiatan masjarakat, efisiensi dalam lapangan pekerdjaan jang dipilih, menguasai proses penghasilan jang azasi dan watak susila. Sebagaimana dilihat tudjuan-tudjuan tersebut meliputi kehidupan disekolah dan dalam masjarakat.

153