Lompat ke isi

Halaman:Perbandingan Pendidikan.pdf/174

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

mungkin, tentu sadja uang sekolah harus dibuat serendah mungkin, atau kalau dapat, sama sekali tidak dipungut. Abad ke-19 merupakan abad timbulnja sekolah menengah jang tidak memungut bajaran (Free Public High School), dan Amerikalah negara jang pertama membuka sekolah menengah tjuma-tjuma setjara besar-besaran.

Dalam hal ini pula Massachusetts jang mendjadi pelopornja. Pada tahun 1821 didirikanlah dikota Boston sekolah putera jang diberi nama English Classical School dan kemudian English High School. Mulaj saat itulah istilah “high school” dipakai untuk sekolah menengah negeri di Amerika Serikat. Lima tahun kemudian, dalam tahun 1826 kota Boston membuka sekolah menengah puteri pula. Mulai waktu itu negara-negara-bagian lainnja tidak ingin ketinggalan dan dari tahun 1821 sampai 1865, sudah 24 negara-bagian jang mendirikan sekolah menengah negeri, New York mulai dalam tahun 1825 dan Minnesota dalam tahun 1865.

Seperti sudah disinggung diatas, timbulnja sekolah menengah negeri jang tidak memungut bajaran ini adalah untuk memenuhi keinginan rakjat agar pendidikan menengah diperluas sampai dapat dimasukioleh anak-anak sebanjak mungkin. Sekolah djenis baru ini bukanlah dimaksudkan sebagai suatu sekolah jang lain dari akademi jang sudah ada, melainkan hanja sebagai perluasan keatas dari sekolah rendah, atau dengan perkataan lain: landjutan dari sekolah rendah.Dengan demikian maka hilanglah dualisme jang lama, dimana anak-anak rakjat djelata biasanja hanja sampai sekolah rendah sadja, sedang hanja anak-anak orang jang berada jang masuk sekolah menengah.

Kurikulum jang diikuti dalam sekolah menengah baru itu ialah kurikulum dalam akademi. Sebagian diantaranja menambahkan pula bahasa dan kesusasteraan kuno seperti jang diberikan dalam sekolah Latin. Dari 24 high schools jang pertama-tama didirikan di 24 negara bagian antara tahun 1821 dan 1865, kesemuanja mentikuti kurikulum akademi, sedang 17 diantaranja menambahkan pula bahasa dan kesusasteraan kuno. 84

Sekolah-sekolah menengah jang mengikuti kurikulum lain mulai pula muntjul dibeberapa tempat. Di Chicago dalam tahun 1856 didirikan suatu sekolah menengah jang pasti dianggap baru dizaman itu, jaitu sekolah tjampuran untuk putera dan puteri. Dan dalam tahun 1884 Baltimore mendirikan sedjenis sekolah teknik menengah atau sekolah pertukangan.

Perkembangan sekolah menengah negeri ini makin pesat djuga, terutama sesudah terdjadinja suatu perkara pengadilan di Kalamazoo, Micchigan dalam tahun 1872. Seorang warga-kota memadjukan keberatan karena uang padjak rakjat dipakai djuga untuk membiajai sekolah menengah. Ia menjatakan bahwa ia tidak menaruh keberatan kalau uang dari padjaknja dipakai untuk biaja sekolah rendah, akan

152