Lompat ke isi

Halaman:Perbandingan Pendidikan.pdf/164

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Amsterdam), dimana oleh Kompeni Belanda pada tahun 1695 seorang guru bernama Adam Roelansten diangkat untuk mengadjar anak-anak pegawai-pegawai mereka. Ruangan beladjar ialah tingkat atas dari suatu warung minum atau sedjenis bar dan Roelansten bukan hanja seorang guru sadja, akan tetapi djuga mendjadi penggali kuburan, tjarik pengadilan dan pemimpin koor digeredja.

Sebagaimana sudah disebut diatas, Massachusetts mengambil langkah jang pertama untuk melembagakan pendidikan rendah untuk rakjat banjak. Perlu kita ingat disini bahwa orang-orang jang berada sebenarnja tidak perlu memperhatikan soal pendirian suatu sekolalh, karena pada umumnja mereka menggadji guru untuk datang kerumahnja mengadjar anak-anak. Dalam 2 undang-undang jang keluar pada tahun 1642 dan 1647 diatur bahwa pegawai kotapradja diberi tugas untuk mendjaga agar anak-anak dapat membatja dan mengerti aturan-aturan agama serta hukum negeri itu, dan kemudian mengatur pula bahwa sekolah-sekolah wadjib didirikan. Koloni-koloni lainnja menjusul pula, akan tetapi undang-undang pendidikan itu biasanja tidak begitu tegas mengatur pembentukan sistim pendidikan tjuma-tjurma, melainkan mempertjajakannja pada kegiatan orang-orang disuatu daerah tertentu.

Dalam abad ke-18 djenis sekolah jang dikenal orang ialah sekolah membatja dan menulis, jang kemudian disusul pula oleh apa jang dinamakan dame schools, jaitu sekolah jang biasanja diadjar oleh wanita-wanita tua jang miskin. Jang diadjarnja ialah biasanja anak-anak dari tetangga jang tidak punja kesempatan untuk mengadjar anaknja sendiri, dan wanita itu melakukan pekerdjaan mengadjar sambil melakukan pekerdjaan rumah tangganja pula. Dalam arti jang sempit, dame schools ini memang tidak dapat dinamakan sekolah, akan tetapi kebutuhan orang dimasa itu dapat djuga dipenuhinja. 23

Selama masa koloni di Amerika Serikat, pendidikan rendah boleh dikatakan seluruhnja ditangan kaum agama, atau sedikitnja bernada keagamaan. Jang diberi tekanan ialah kebenaran-kebenaran moril dan keagamaan. Ini memang merupakan hal jang umum dalam abad-abad ke-17 dan ke-18 dimana-mana didunia ini. Akan tetapi lambat laun orang makin menginginkan agar sekolah-sekolah itu lepas dari kekuasaan kaum agama dan djatuh ketangan Pemerintah, jang bersikap netral dalam soal agama. Dalam tahun 1792, negara-bagian New Hampshire mengeluarkan undang-undang jang melarang pendidikan kagamaan tertentu disekolah-sekolah jang dibiajai Pemerintah. Inilah undang-undang jang pertama dikeluarkan oleh suatu negara-bagian

menudju sekularisasi pendidikan umum. Dewasa ini dibanjak negara-bagian Amerika Serikat, adalah menjalahi hukum kalau mengadjarkan Kitab Sutji dan disekolah negeri tidak boleh diberikan pengadjaran agama jang tertentu 24 Sebagaimana dapat dilihat dalam sedjarah.

142