Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
PETUNJUK PENGISIAN
SURAT PEMBERITAHUAN SURAT KEPUTUSAN PEMBERIAN IMBALAN
BUNGA TIDAK DAPAT DITERBITKAN
| Nomor (1):
|
Diisi dengan kepala surat unit kantor yang menerbitkan surat.
|
| Nomor (2):
|
Diisi dengan nomor surat.
|
| Nomor (3):
|
Diisi dengan tanggal surat.
|
| Nomor (4):
|
Diisi dengan nama Wajib Pajak pemohon pemberian imbalan bunga.
|
| Nomor (5):
|
Diisi dengan Nomor Pokok Wajib Pajak pemohon pemberian imbalan bunga.
|
| Nomor (6):
|
Diisi dengan alamat Wajib Pajak pemohon pemberian imbalan bunga.
|
| Nomor (7):
|
Diisi dengan nomor surat permohonan pemberian imbalan bunga yang disampaikan oleh Wajib Pajak.
|
| Nomor (8):
|
Diisi dengan tanggal surat permohonan pemberian imbalan bunga yang disampaikan oleh Wajib Pajak.
|
| Nomor (9):
|
Diisi dengan jenis pajak yang diajukan permohonan pemberian imbalan bunga.
|
| Nomor (10):
|
Diisi dengan Masa Pajak/Tahun Pajak yang diajukan permohonan pemberian imbalan bunga.
|
| Nomor (11):
|
Diisi dengan jumlah imbalan bunga yang diajukan permohonan.
|
| Nomor (12):
|
Diisi dengan alasan Surat Keputusan Pemberian Imbalan Bunga tidak diterbitkan.
|
| Nomor (13):
|
Diisi dengan nama dan tanda tangan Kepala Kantor Pelayanan Pajak.
|
| *):
|
Diisi salah satu yang sesuai.
|
