Lompat ke isi

Halaman:Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia Yang Disempurnakan.djvu/66

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

Misalnya:

    se-Indonesia, se-Jawa Barat, hadiah ke-2, tahun 50-an, mem-PHK-kan, hari-H, sinar-X; Menteri Sekretaris Negara.

7. Tanda hubung dipakai untuk merangkaikan unsure bahasa Indonesia dengan unsure bahasa asing.

Misalnya:

di-smash, pen-tackle-an


F. Tanda Pisah (––)

1. Tanda pisah membatasi penyisipan kata atau kalimat yang memberi penjelasan di luar bangun kalimat.

Misalnya:

    Kemerdekaan bangsa itu--saya yakin akan tercapai--diperjuangkan oleh bangsa itu sendiri.

2. Tanda pisah menegaskan adanya keterangan oposisi atau keterangan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas.

Misalnya:

    Rangkaian temuan ini--evolusi, teori kenisbian, dan kini juga pembelahan atom--telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta.

3. Tanda pisah dipakai di antara dua dilangan atau tanggal dengan arti 'sampai dengan' atau 'sampai ke'.

Misalnya:

1910--1945