Halaman:Massa actie.pdf/70

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi

— 66 —

XI. FEDERASI REPOEBLIK INDONESIA.

Meskipoen kiranja kita maoe sendiri, kita tidak akan menetapkan sebagai batas aksi kita „hanja” kemerdekaan bangsa Indonesia jg. tergentjet oleh Imperialisme Belanda. Pembatasan seperti itoe akan segera menjempitkan kita didalam arti ekonomi, strategie dan politik.

Kekoeasaan atas Semenandjoeng Tanah Malajoe dengan poesat armada Singapoera didalam 'tangan Imperialisme Inggeris, bagi kita sebagai satoe „strategisch Umfasung” senantiasa memaksa kita mendjaoehi medan perdjoeangan. Umfasung ini dilengkapi dengan Australia poetih,„ ,anti koellit berwarna disebelah Selatan.

Dalam arti ekonomi, Semenandjoeng bagi kita sangat penting sebab negeri itoe soedah mendjadi pasar terbesar bagi berbagai-matjam hasil boemi Indonesia ; tambahan poela banjak perhoeboengannja dengan seloeroeh doenia. Kedoedoekan kita diantara Malaya dengan Australia, dan kapital Inggeris jang sangat besar di Indonesia, membesarkan dan mengekalkan perhatian politik imperialisme Inggeris atas sekalian kedjadian di Indonesia. Kita tak akan dapat merampas kemerdekaan Indonesia dengan tidak riboet, dan bila riboet soldadoe Inggeris tentoelah akan siap dengan senapannja.

Tetapnja kedoedoekan Amerika di Indonesia-oetara (Philipina) bagi kita lebih bertahaja dari pada jang dapat disangkakan oleh seorang Indonesia biasa. Strategis kita tetap terantjam, baik dari oetara maoepoen dari Selatan oleh imperialisme modern. Ekonomis Philipina jang mengeloearkan hasil boemi sebagai Indonesia-Selatan mendjadi persaingan jang hebat. Pendeknja selama Indonseia politiknja masih terpetjah-petjah djadi beberapa bagian seperti sekarang (bagian Belanda, Inggeris, Amerika) tak akan dapat diadakan persatoean aksi ekonomi seperti menetapkan maximum harga dari hasil boemi negeri-negeri panas ini dipasar-pasar doenia. Kemerdekaan kita bagi Paman Sam jang moengkin sekali berniat oentoek selama-lamanja doedoek di Philipina, boekanlah satoe soal „filsafat” politik sadja.

Indonesia Merdeka jang sekarang meringkoek dibawah imperialisme Belanda akan dihormati oleh bangsa Indonesia Oetara dengan gembira dan akan menjebabkan timboelnja agitasi baroe oentoek kemerdekaan jang seloeas-loeasnja bagi mereka. Philipina didalam genggeman Djepang tidak bagoes bagi kita.

Sebaliknja lambat-laoen ia berarti „penakloekan kita bersama" kepada kawanan perampok Assiria modern. Satoe poesat persatoean antara seloeroeh bangsa Indonesia jakni Indonesia kita. Semenandjoeng dan Philipina-dengan tak oesah dibitjarakan doeloe kepoelauan Oceania dan Madagaskar jang djoemlahnja boekan sedikit adalah „sine qua non” sjarat oentoek merampas dan mendjaga kebebasan kita. Tjilaka soenggoeh, tak dapat bangsa Indonesia di Semenandjoeng Malaka mempertahankan diri dari kebandjiran bangsa India dan Tiongkok jang teroes mengalir kesana. Perniagaan indoestri boleh dikatakan semoeanja ada ditangan asing. Boemipoetera dikota-kota pesisir senantiasa didesak ke pinggir kota, dan jang tinggal didarat makin sehari makin djaoeh menjingkir kepoentjak-poentjak goenoeng.