Lompat ke isi

Halaman:Madilog.pdf/172

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

MADILOG, Tan Malaka (1943) #

"Tidak ada, yang tetap, semuanya bertukar".

"Kita tak bisa dua kali pergi ke sesuatu "sungai", karena sungai pada saat ini sudah mengalir diganti dengan sungai yang lain".

Pasal 2. LOGIKA TERHADAP: QUALITY DAN QUANTITY.

Terhadap single-proposition, simpulan yang tunggal, kita sudah tahu bagaimana Logika berlaku. Kalau dikata "kuda itu seluruhnya dipandang dari sudut ini warnanya putih, ini tidak mengandung arti "kuda itu seluruhnya dipandang dari sudut itu juga hitam”. (Ingat definisi Ueberweg!).

Terhadap "Universal-proposition", simpulan bulat, yakni yang akan dibicarakan pada pasal ini, maka Logika mengadakan pembagian, yang terpisah seperti berikut:

  1. Simpulan yang bulat dan ber-ya, mengesahkan atau genaral and affirmative proposition.
  2. Simpulan bulat dan ber-tidak, membatalkan negative; general negative proposition.
  3. Simpulan pecahan dan mengesahkan particular affirmative proposition.
  4. Simpulan-pecahan dan membatalkan, particular negative proposition.

(Peringatan: Simpulan bukan kalimat. Dengan simpulan atau putusan saja maksud ialah sesuatu pemeriksaan, a judgment, Inggrisnya. Umpamanya: Semua yang bernyawa mesti akan mati. Kalimat itu tiadalah perlu satu kesimpulan. Umpamanya: si Ahmad menendang bola).

Perhatikan:

A. Simpulan bulat yang ber-ya. Formule-ya: semua S (ter) masuk P.
B. Simpulan pecahan yang ber-ya, sebagian S (ter) masuk P.
C. Simpulan bulat yang ber-tidak, tak ada S (ter) masuk P.
D. Simpulan pecahan ber-tidak, sebagian S (tidak) masuk P.

(Peringatan: Buku Logika biasanya tidak memakai huruf diatas melainkan berikut-ikut A E I dan O. Saya pikir lebih mudah diperingatkan dengan huruf A B C D). Misal: A. Semua manusia itu cerdik.

B. Tak ada manusia cerdik.

171