Lompat ke isi

Halaman:Macao Po.pdf/62

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

60

TJERITA ROMAN

tertawanja Kuang-hong jang keras di seblah blakangnja.

Ia menoleh dan dapetken itoe manoesia kedjem soedah berada di blakangnja. Iapoenja paras moeka dengen mendadak kliatan poetih seperti kertas. Ia sanget bingoeng dan goegoep sekali dan tida taoe ia moesti berboeat apa.

Tapi sebelonnja ia bisa berboeat apa-apa, ia soedah liat itoe bah-tao ajoenken satoe petjoet jang pandjang sekali ditoedjoeken padanja. Ia laloe mendjerit sekeras-kerasnja ia bisa, soepaja ada orang nanti bisa denger itoe dan soeka toeloengin padanja.

„Njata kaoe ada satoe Macao-po jang sanget koerang meneriman!!” berseroeh Kuang-hong dan ajoenken lagi sekali iapoenja petjoet itoe jang laloe mengenaken pada A-moay poenja. . . . . . . . . moeka sedikit di atas. . . . . . matanja. Kemoedian dengen tangannja jang keras dan kasar ia laloe pegang pada poendaknja A-moay dan djorokken padanja boeat masoek kombali.

A-moay, jang keada'annja soedah memang lelah djadi tida berdaja sama sekali. Ia tida bisa berdjalan djaoeh dan laloe roeboeh di atas djoebin.

Meliat sang korban tida bisa djalan, Kaung-hong jang kliatan sanget bringas, laloe pegang pada kedoea tangannja A-moay dan seret dengen se-enaknja sadja pada itoe gadis masoek ka dalem, seolah-olah ia lagi seret bangeknja andjing.

Sampe di roeangan di mana tadinja ia ada berdoedoek, ia laloe dorong pada itoe prempoean moeda di satoe podjokan, hingga badannja A-moay soedah membentoer pada korsi jang berada di sitoe, dengen kepalanja ketatap pada linggirannja, jang ma-