Lompat ke isi

Halaman:Macao Po.pdf/13

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

MACAO-PO

11

„Tapi, biar bagimana djoega akoe toch inginken kaoe tinggal teroes di ini tempat bersama-sama kita orang. Inget, A-moay, kaoe poenja ade A-lien jang masih ketjil ada perloe sekali dengen kaoe poenja bantoean. Ia bakal menjesel kaloe kaoe tinggalken padanja.”

„Ach, ia soedah tjoekoep besar boeat bisa rawat pada dirinja sendiri........” menjeletoek Kong-chang. „Kita kirim A-moay ka roemah sekolahan boekan perloenja boeat rawat pada adenja, tapi boeat beriken pengetahoean jang lebih loeas padanja, agar bisa diboeat gegaman aken penghidoepannja di kemoedian hari.”

„Mama... ” berkata A-moay. „Kaloe akoe soedah dapet itoe penghasilan jang besar kaoe toch bisa ambil satoe tja-bo-kan (boedak) boeat bisa djaga dan rawat pada A-lien dan begitoe djoega dengen A-fang, ia aken bisa teroesken peladjarannja di mana University. Ia sekarang soedah loeloes dari itoe college, dan siapakah jang nanti ongkosin padanja boeat bisa masoek ka St. Stephen University kaloe akoe tida berdaja boeat bisa dapetken pekerdja'an, kerna akoe taoe, jang oewang pensioenan jang papa ada trima dari Gouvernement ada terlaloe sedikit boeat bisa ongkosin pada A-fang poenja oewang sekolah.”

„Tapi................ akoe seperti dapet perasa'an jang sanget tida enak sekali tentang kaoe poenja niatan itoe, A-moay. Akoe soedah banjak sekali denger tentang kedjahatan dan kekedjemannja orang-orang di loear negri. Dan bagimanakah akoe poenja perasa'an nati, kaloe akoe taoe jang kaoe berada di loear negeri di antara orang-orang asing jang kaoe sama sekali tida kenal dan djaoeh dari kita orang?”