Lompat ke isi

Halaman:MASJID DAN MAKAM DOENIA ISLAM CIRCA 1932.pdf/5

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

PENDAHOELOEAN.

  Kata „Masdjid” itoe asalnja dari bahasa ‘Arab dan artinja jang sebenar-benarnja: „tempat orang soedjoed”. Akan tetapi dalam pengertian pertjakapan hari-harian, jang dinamai orang masdjid itoe, ialah roemah tempat orang Moeslimin sembahjang Djoem‘at. Tempat orang sembahjang hari-harian, baik oentoek sembahjang sendiri-sendiri, maoepoen berdjema‘ah dinamai orang langgar atau soerau. Langgar atau soerau itoe biasanja dipergoenakan poela oentoek tempat orang mengadji, mempeladjari agama.
  Dt tanah ‘Arab sedjak dahoeloe kala biasa poela masdjid itoe dipergoenakan orang Moeslimin oentoek berkoempoel, akan mempermoesjawaratkan sesoeatoe hal jang penting dalam pergerakan ataupoen berhoeboeng dengan sesoeatoe kedjadian. Kata orang, jang moela-moela dipergoenakan oentoek keperloean seperti itoe, ialah masdjid jang didirikan oléh Nabi Moehammad s.‘a.w. di Medinah, jaitoe tatkala ia baroe-baroe pindah kesana dari Mekah. Masdjid itoelah jang dipergoenakan orang oentoek tempat sidang permoesjawaratan orang Islam, jang pada masa itoe beloem berapa banjak bilangannja. Menoeroet tjontoh itoelah kemoedian diperboeat

orang masdjid-masdjid ditempat jang lain-lain. Dan hingga sekarang dikota-kota ditanah ‘Arab masih terdapat masdjid jang diperboeat menoeroet tjontoh masdjid Medinah itoe; ada jang baroe dan ada poela jang lama-lama.

  Adapoen masdjid jang sematjam itoe, begini bangoennja: soeatoe tempat jang kira-kira persegi empat bangoennja, dilingkari dengan témbok, jang tingginja kira-kira sedjemba. Disebelah kedalamnja diperboeat atap jang ditopang oléh tiang berbaris-baris; dahoeloenja tiang itoe diboeat orang dari pada batang pohon koerma. Dibawah atap itoe diberi berlantai, hingga terdjadilah serambi sepandjang dinding itoe sebelah kedalam. Akan tetapi tiada selamanja tiap-tiap tembok itoe diberi berserambi. Demikian poela tiada sama lebarnja segala serambi itoe.
5