Halaman ini telah diuji baca
akan menetapkan, siapa jang terkoeboer di tempat itoe.
Hampir selaloe makam-makam itoe dikelilingi orang dengan kelamboe atau sematjam penoetoep jang lain.
Dinegeri, jang pendoedoeknja berbahasa 'Arab, tempat jang diperoentoekkan bagi orang mati jang sangat moelia itoe dengan bangoen-bangoenan, jang didirikan disitoe akan memoeliakannja, dinamai orang „masjhad.” Tentangan tjara, tokoh bangoen-bangoenan jang terdiri diatas atau dekat makam itoe ta' banjak dapat dikatakan disini, karena bangoen-bangoenan itoe pada galibnja tiada terdiri menoeroet satoe tjara, tokoh jang tertentoe. Dinegeri-negeri jang berbahasa ‘Arab, maka jang mendjadi tanda bangoenan jang sematjam itoe ialah goebbahnja; oléh karena itoe makam itoepoen kerap kali diseboet orang „goebbah”, ja‘ni menoeroet atap jang beroepa goebbah dari bangoenan jang terdiri diatas makam itoe.
Nama jang sebenarnja dalam bahasa ‘Arab oentoek bangoenan jang teristiméwa didirikan akan mendjadi koeboer orang jang moelia-moelia, ialah „toerbah”. Adapoen toerbah itoe biasa terdiri terasing benar² diatas soeatoe pekoeboeran. Atapnja selaloe bergoebbah. Kerap kali djoega terdjadi, beberapa toerbah didirikan orang dalam satoe pagar. Atjap kali terdapat poela, seboeah toerbah salah seorang jang berdaradjat tinggi didalam seboeah bangoenan, jang diboeat semasa hidoepnja oentoek mengerdjakan agama. Itoelah sebabnja maka toerbah itoe kadang-kadang dipergoenakan djoega djadi masdjid atau tempat mengadjarkan agama.
Tentang masalah-masalah jang berhoeboeng dengan makam-makakam itoe, seperti telah direntjanakan oleh beberapa orang ‘alim, disini boekanlah tempatnja akan mentjeriterakannja.
≈≈≈≈≈≈≈
10