,,Aku sedang main main ingin melemaskan otot ototku jang telah kaku karena seharian penuh aku tidur terus menerus diatas pembaringan — — — tidak tahunja aku sedang sial sehingga ketemu setan perempuan itu — — — !” Ho Ho berdusta.
,,Lain kali kau tidak boleh pergi djauh djauh!" kakek bermuka djelek ini memperingatinja. ,,Kau harus baik-baik diam dirumah dan mempeladjari ilmu-ilmu jang akan kuturunkan kepadamu — — !”
Ho Ho mengangguk sadja
,,Dadamu masih sakit !” tanja Sam Tiong Gie lagi sambil memandang kearah dada Ho Ho.
,,Tidak !” ,,Bagus! Hajo kita pulang!” adjak Sam Tiong Gie.
Ho Ho mengialan. Mereka guru dan murid ini telah menudju kerumah ketjil tempat tinggal dari Sam Tiong Gie.
Selama dalam perdjalanan itu, Ho Ho banjak menanjakan perihal nenek tua Phang Lin itu. kepada Sam Tiong Gie, karena dia ingin mengetahui siapakah sebenarnja Ngo Tok Sian Lie itu, jang begitu keras memusuhi ajahnja !
Sam Tiong Gie menuturkan bahwa Phang Lin adalah salah seorang murid Ngo Bie Pay jang mengambil djalan sesat, nenek tua itu sering kali melakukan kedjahatan, jang membuat orang membentjinja. Achirnja Tjiang
60
L.M. Arwah-3