kami!” sahut Sun Hwa Ling dengan tegas. ,,Kalau aku tidak mau?" tanja Ho Ho lagi ,,Akan kubunuh !" ,,Bunuhlah!” sahut Ho Ho dengan nekad.
Sun Hwa Ling djadi melengak mendengar perkataan Ho Ho, dia heran dan kaget.
,,Kau tidak takut mampus ?"
,,Mengapa harus takut mati?! Dari pada dihina orang lebih baik mati!” sahut Ho Ho dengan gusar dan penasaran sekali. ,,Tetapi ingat, setan penasaranku tentu akan mentjari-tjari kalian berdua, perempuan djahat !"
San Hwa Ling kembali djadi melengak, tetapi ketika dia tersadar, gadis ketjil ini tertawa gelak-galak, sambil tertawa begitu, dia djuga menoleh kepada Sun Hwa Lian, adiknja.
,,Moy moy!" panggilanja. ,,Apakah kau pertjaja adanja setan didunia ini ?" ,,Tidak!” sahut Sun Hwa Lian tjepat. ,,Bagus! Botjah ingusan ini katanja ingin mendjadi setan! Biarlah kita Iulusi permintaannja itu !” dan setelah berkata begitu, pedang ditangan Sun Hwa Ling telah bergerak, sreeetttt, tahu-tahu dada Ho Ho telah kena digaris oleh pedang Sun Hwa Ling.
Darah seketika itu djuga mengalir keluar dari dada Ho Ho, membuat botjah ini tambah penasaran dan gusar.
,,Ini adalah luka jang pertama- — —!”
LM Arwah - 3
21