Lompat ke isi

Halaman:Lima Jagoan vol.21.pdf/53

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

Jenasah yang sudah sebulan lebih itu lalu di bawa ketanah lapang dan dibakar.

Hampir setengah harian jenasah dan peti mati yg tebal itu baru musnah menjadi abu.

Kemudian abu dari tulang belulang Hui liong kiongcu dikumpulkan dan dimasukkan kedalam kotak kayu harum.

Sore hari pembakaran mayat itu baru selesai keseluruhannya.

Tek ceng dan saudara2nya lalu kembali pulang.


Malam harinya Tek ceng mengadakan jamuan perpisahan dan ucapan selamat jalan untuk saudaranya yang akan menjalankan tugasnya kenegeri Seeliauw.

Saudara2 Ngo houw ciang dan teman2 dekat makan minum dan ngobrol2 sampai jauh malam. Selama perjamuan itu Tek ceng banyak memberikan petunjuk, nasehat dan wejangan-wejangan kepada Thio tiong.

Dan begitulah pada keesokan harinya Thio tiong lalu ambil selamat berpisah dengan saudara saudaranya dan berpamit juga kepada Tek thay thay sambil memohon doa restu orang tua itu.

― Selamat jalan Thio hiantit, semoga kau pandai pandai membawa diri dan berhati hatilah.

53