Lompat ke isi

Halaman:Lima Jagoan vol.21.pdf/47

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

― Ciangwe sianseng dan liatwe ciangkun, sebulan telah berlalu dengan cepat. Kini tim hendak membicarakan kembali perihal Hui liong kiongcu. Segenap pembesar mendengarkan kata kata baginda itu dengan penuh perhatian. Meskipun Hui liong kiongcu sudah mati, dan banyak pejabat terpaksa mengundurkan diri, akan tetapi peristiwa itu masih saja hangat & sangat menarik perbatian.

— Pada waktu negeri kita mengirimkan kesatuan Ngo hauw ciang untuk menyerang negeri itu karena merasa kewalahan m a k a baginda See hauwkok telah mambuat surat pernyataan menakluk dan menyerahkan pusaka negaranya yaitu Mutiara wasiat Cincu hat hwee kie.

Yang mengherankan pikiran tim adalah : Kalau baginda See hauwkok menakluk benar², mengapa ia tidak melarang ataupun memberi peringatan kepada putrinya yg dengan jalan menyamar menyusup kedalam kesatuan Ngo hauw ciang untuk membunuh Tek ceng ?
Bukankah pérbuatan putrinya itu sangat besar résikonya ? Akan membuat dua buah negeri yg sudah bersahabat dan menghentikan peperangan menjadi tegang kembali dan peperangan besar timbul kembali ? Ciongwe sekalian, cobalah ciongwe pikirkan dalam peristiwa ini baginda See hauwkok pasti menyembunyikan rahasia² tertentu.

47