Baginda lalu menggapai pembesar Kong lok shu untuk menyediakan meja perjamuan.
Sidang telah ditutup dan baginda mengajak para menterinya duduk diruang pesta.
— Marilah kita lupakan perkara yang sudah² dan makan minum dalam suasana persaudaraan yg sejati.
Perjamuan itu berlangsung hingga tengah hari.
Setelah perjamuan ditutup bagin ia lalu kembali ke istana pribadi, sementara para pembesar juga pada bubaran untuk kembali kegedung masing²
Menteri Pauw kong dan para pembesar yang berjiwa Tiongsin ( jujur dan setia) pada menggerutu dan sangat menyesalkan apa yang diputuskan oleh baginda.
— Orang orang terkutuk dan sangat jahat seperti bangsat Bang hong dan Yoto kenapa bisa di
bebaskan dari hukuman mati ?
Mereka sangat membahayakan negara, merugikan rakyat, kenapa baginda begitu lunak ?
Pauw kong sendiri hanya bisa menghelah napas panjang² mendengar ketidak puasan para menteri yang berjiwa Tiongsin itu.