ri tiga puluh tahun mengabdiban diri pada pemerintahan.
Tak adalah kesalahan yang berarti bagi Kok tiang. Kalau hanya suatu kekhilapan dan kesalahan2 kecil itu kan lumrah. Manusia manakah didalam kehidupannya ini yg tak pernah melakukan kesalahan? Karena baginda tidak mengetahui apa yang terkandung dalam pikiran selirnya maka baginda hanyalah menceritakan tentang kerajinan bekerja Bang hong selama kurang lebih tiga puluh tahun dlm mengabdikan diri pada pemerintah.
Akan tetapi Bang kwie hui menghelah napas dalam2 dan menitikkan air mata. Hal mana karuan saja membuat baginda bingung dan ingin mengetahui rahasia apa yang tersembunyi dibalik percakapan ini.
— Hiance, sesungguhnya kok tiang melakukan kesalahan apakah sehingga kau sangat memperhatikan dan memikirkan sampai sedemikian sedih ?
— Bansweya, usia ayah sudah lebih dari enam puluh tahun. Kondisi badannya sangat lemah, daya pikiran bertambah tumpul dan boleh dibilang mulai pikun. Keadaan ayah tidaklah seperti semasa masih muda. Oleh karena itu seberapa bisa mohon kepada bansweya sukalah berlaku murah hati dan membebas tugaskan ayah.
13