Lompat ke isi

Halaman:Kitab himpunan perundang undangan negara.pdf/2281

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini telah diuji baca

U. KEADAAN BAHAJA 1959.


  1. mengatur, membatasi atau melarang peredaran pembagian dan pengangkutan barang-barang dalam daerah jang dinjatakan dalam keadaan darurat militer; (48)
  2. mengatur, membatasi atau melarang lalu-lintas didarat, diudara dan diperairan serta penangkapan ikan. (48)[1]
P. 26. Penguasa Darurat Militer berhak mengadakan tindakan-tindakan untuk membatasi pertundjukan-pertundjukan, pentjetakan, penerbitan, pengumuman, penjampaian, penjimpanan, penjebaran, perdagangan dan penempelan tulisan-tulisan berupa apapun djuga, lukisan- lukisan, klise-klise dan gambar-gambar. (48)
P. 27. Penguasa Darurat Militer berhak:
  1. menjuruh menahan atau mensita semua surat-surat dan kiriman kiriman lain jang dipertjajakan kepada djawatan pos atau djawatan pengangkutan lain serta wesel-wesel dan kwitansi-kwitansi bersama djumlah uang jang distor dan dipungut itu, lagi pula membuka, melihat, memeriksa, menghantjurkan atau mengubah isi dan membuat supaja tidak dapat dibatja lagi surat- surat atau kiriman-kiriman itu;
  2. mengetahui surat-surat kawat jang dipertjajakan kepada kantor kawat, djuga menahan, mensita, menghantjurkan atau mengubah isi dan melarang untuk meneruskan atau menjampaikan surat-surat kawat itu.

2171

  1. Berdasarkan p. 25 sub 7 ini telah ditetapkan dg. Prn. Poperti No:
    1. 11 th. 1960 tgl. 29 Nopember (L.N. No. 146/60)
      Prn. ttg. penutupan daerah perairan Pulau Berhala Sumatera Timur;
    2. 12 th. 1960 tgl. 29 Nopember (L.N. No. 147/60) Prn. ttg. lalu-lintas dan pelajaran dimuara Sungai Sungsang-Palembang;
    3. 13 th. 1960 tgl. 29 Nopember (L.N. No. 148/60)
      Prn. ttg. penutupan daerah perairan Sumatera, Kalimantan Barat, pantai Selatan Djawa-Barat, pantai Sulawesi-Utara beserta pulau-pulaunja;
    4. 14 th. 1960 tgl. 13 Desember (L.N. No. 153/60)
      Prn. ttg. larangan penjelaman di Tandjung Priuk dan Tandjung Perak;
    5. 15 th. 1960 tgl. 12 Desember (L.N. No. 154/60)
      Prn. ttg. penutupan daerah perairan Teluk Halong dan sebagian Teluk Ambon ;
    6. 17 th. 1960 tgl. 14 Desember (L.N. No. 161/60)
      Pro. ttg. kewadjiban melaporkan dan memberi keterangan-keterangan me ngenai gerak-gerik kapal ;
    7. 18 th. 1960 tgl. 14 Desember (L.N. No. 162/60)
      Prn. ttg. larangan pelajaran dan perikanan diperairan pelabuhan Pulau Sambu;
    8. 19 th. 1960 tgl. 14 Desember (L.N. No. 163/60)
      Prn. ttg. larangan berlabuh didaerah pelabuhan Bitung bagi kapal-kapal niaga;
    9. 20 th. 1960 tgl. 14 Desember (L.N. No. 164/60)
      Prn. ttg. larangan penempatan sero-sero dsb. diperairan Indonesia tanpa izin;
    10. 21 th. 1960 tgl. 14 Desember (L.N. No. 165/60)
      Prn. ttg. tempat-tempat untuk pengawasan bagi kapal-kapal jang mengadakan pelajaran antara daerah-daerah tertutup dan luar negeri atau sebaliknja.