Halaman ini telah diuji baca
AU. TIG. MELAKUKAN PERUNDANG-UNDANGAN UNT. IND.
P. 23. Tidak ada suatu perbuatan apa djuapun atau dari sebab perdjandjian (permupakatan) bagaimana djuapun jang dapat menghilangkan (mengurangi) kekuatan Undang-undang jang mengenai (ada hubungannja dengan) ketertiban umum atau kesusilaan (adat sopan-santun). (UDS 13 aj. 2; KUHS 58, 119, 132, 139-143, 149, 283, 329, 879, 888, 891, 953, 1018, 1043, 1063, 1066, 1120, 1154, 1178, 1254, 1334 db., 1337, 1494, 1635, 1653, 1853, 1947; Ras 616)
P. 24. (vide kini p. 10 UDS dan p. 274 dan 276 RIB mengenai perbudakan dan kesaksian bekas budak).
P. 25. Ketentuan-ketentuan hukuman (pidana) atas kedjahatan-kedjahatan dan pelanggaran, begitu pula segala peraturan polisi mengikat bagi sekalian orang jang berada di Indonesia. (32 db.; Bb. 701)
Dalam hal mengenakan pasal ini hendaklah diperhatikan perbedaan jang ditentukan dalam perundang-undangan antara bangsa Eropah dan bangsa Indonesia asli. (p. 3 Stbl. 1917 No. 497)
Bangsa Indonesia asli hendaklah dihukum menurut undang-undang jang berlaku baginja apabila aturan-aturan pidana bagi perkara kriminil (kedjahatan) dan pelanggaran jang dilakukannja tidak terdapat dalam undang-undang perhukuman bagi bangsa Eropah[1]).
P. 26. (sama dengan mutatis mutandis bunji p. 14 aj. 2 UDS jo. p. 294 RIB dan p. 1 KUHP)
P. 27. Untuk menuntut hukuman hanjalah berhak para pegawai negeri jang dinjatakan dalam perundang-undangan berwenang buat melakukan itu. (RIB p. 1 db.)
P. 28. Ketjuali dalam peristiwa-peristiwa jang telah dinjatakan dalam perundang-undangan, maka penggantian kerugian jang disebabkan oleh sesuatu kedjahatan hanjalah dapat dituntut dengan djalan pendakwaan sipil jang terpisah sendiri dari perkara kriminilnja. (KUHS 1365, 1370 db., 1853, 1918)
P. 29. Selama tuntutan pidana masih berdjalan (belum diputuskan), maka pendakwaan untuk minta ganti-kerugian kehadapan hakim sipil harus ditangguhkan dulu, dengan tiada mengurangi siasat-siasat guna melindungi gugatan itu sebagaimana diperbolehkan menurut perundang-undangan. (KUHS 1370 db., 1918 db.; RIB 227; Ras 165 db.)
1539
- ↑ Bdng: bunji p . 5 aj. (3 ) sub b UDar. No. 1/1951 (L.N. No. 9/51 ) ttg. hukum materiil pidana menurut adat (h. 335).