Lompat ke isi

Halaman:Kitab himpunan perundang undangan negara.pdf/1385

Dari Wikisumber bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Halaman ini tervalidasi

KITAB UNDANG-UNDANG HUKUM SIPIL, BUKU KEDUA.


legat, atas permintaan dari orang ig. seharusnja mentaati sjarat itu, barus dipertimbangkan kembali (diperbaiki) atau ditjabut (dihapuskan) oleh Mahkamah Agung Indonesia untuk kepentingan umum, ialah sedapat mungkin untuk menjesuaikan dg, maksud sipewasiatnja, djika dan sekedar berkenaan dg.:

tempat dimana dan tjara bagaimana tjiptaan-tjiptaan kesenian atau hasil-hasil benda dan barang-barang jg. bersifat ilmu sedjarah atau ilmu pengetahuan, dalam ini terbilang surat-surat (persuratan), mesti disimpan dalam suatu pengumpulan harta-benda g. dapat dikundjungi oleh halajak ramai (publik);
tjara, dalam mana dan perdjandjian-perdjandjian dg. mana semestinja dibuat guna memberi kesempatan kepada publik untuk melihat-lihati dan memakal tiptaan-tjiptaan, hasil benda dan barang-barang sebagal termaksud diatas ini;
persediaan dan kegunaan uang tjæra bagaimana semestinja diatur untuk kepentingan kesenian (kebudajaan) atau ilmu pengetahuan.
P. 2. Permintaan tentang hal itu harus dirudjukan kepada Mahkamah Agung dg. surat-permohonan jg. diliputi dg. berita jg. pandjang-iebar serta segala apa sebab-musababnja.
Djikalau surat-permohonan itu mengandung maksud supaja dipertimbangkan kembali tentang sesuatu sjarat, maka haruslah diberitakan hal itu didalam rekes tsb. ijara bagaimana pertimbangan kembali itu diharapkan.
Oleh adanja permohonan itu haruslah segala keturunan ig. sah dan isteri atau suami dari sipewasiat diperiksa (didengar bitjara mereka), walhal dipanggil oleh Mahkamah Agung dg. tjara jg. akan ditentukan. Bila dirasa perlu, Mahkamah Agung harus mendengar penerangan dari saksi-saksi dan orang-orang ahli.
Segala pemeriksaan harus berlaku dalam sidang jang terbuka untuk umum.
Sipemohon harus diberi kesempatan untuk memperhatikan dan menjangkal keterangan dari masing-masing orang jang diperiksa itu dan mendjelaskan isi rekes Itu dg lisan.
Mahkamah Agung berkuasa menurut diabatan untuk mempertimbangkan kembali tentang sesuatu sjarat dg. mana penghapusan penundjukan waris atau legat itu dipohonkan, dan djuga untuk menindjau sesuatu sjarat dg. tjara lain dari jang telah diminta itu.
P. 3. Surat penetapan (keputusan) dari Mahkamah Agung, dg. mana sesuatu sjarat telab diperbaiki atau dihapuskan belum mempunjai kekuatan, melainkan bila penetapan itu sudah disetudjui oleh Gubernur Djenderal (batja kini: Presiden).
P. 4. Apa jang ditentukan Jasam ketiga pasal diatas ini tadi dapat dilakukan bagi sesuatu sjarat jg telah diperbaiki, asal sadja sesudah berlaku sepuluh tahun setelah surat penetapan Mahkamah Agung jg. telah memperbaiki sjarat itu, sudah pasti.
P. 5. Penghapusan tentang sesuatu penundjukan waris atau legat boleh diminta bila sesuatu sjarat ig. telah diperbaiki jaitu sjarat jg, telah menggantikan sjarat Jg. dahulunja dg. mana penundjukan waris atau legat itu dibuat dahulu, djika sjarat Jg. diperbaiki itu tidak ditaati.
Apa ja. ditentukan di, ajat kedua dan ketiga pada pasal 1004 K.U.H.S. berlaku dalam hal tau.
P. 6. Bestit ini mulal berlaku pada hari jg. ke-30 sesudah pengumumannja di. Sibl. Indonesia (9 Djuli 1926).

Bagian keenam

Tentang hibah-wastat (legnat)

(Bdng, noot dibawah p. 956).

P. 957. Hibah-wasiat adalah pemberian istimewa dalam suatu surat wanat dari sipeninggalkan warisan kepada seorang atau beberapa orang

1277