Halaman ini tervalidasi
PERINTJIAN MANIFESTO POLITIK.
(4) TENTANG HARI DEPAN REVOLUSI INDONESIA.
Dari Manifesto Politik dengan mudah ditarik kesimpulan bahwa hari depan Revolusi Indonesia bukanlah menudju ke kapitalisme, dan sama sekali bukan menudju ke feodalisme.
Tentang hal ini Manifesto Politik mendjelaskan bahwa hari depannja Revolusi Indonesia didahului oleh penentuan tudjuan-djangka-pendek dan tudjuan-djangka-pandjang; pendjelasan itu berbunji sebagai berikut: (Manifesto Politik hal. 54).
- „Tudjuan djangka-pendek jang saja hadapkan kepada saudara-saudara ialah: program Kabinet Kerdja jang amat sederhana itu, – sandang-pangan, keamanan, melandjutkan perdjoangan anti-imperialisme –, ditambah dengan mempertahankan kepribadian kita ditengah-tengah tarikan-tarikan kekanan dan kekiri, jang sekarang sedang berlaku kepada kita dalam pergolakan-dunia menudju kepada satu imbangan baru.
- Dan tudjuan kita djangka-pandjang ialah: masjarakat jang adil dan makmur, melenjapkan imperialisme dimana-mana, dan mentjapai dasar-dasar bagi perdamaian-dunia jang kekal dan abadi".
Djadi: hari depan Revolusi Indonesia adalah masjarakat adil dan makmur atau sebagai sering dikatakan oleh Presiden Soekarno Sosialisme a la Indonesia", jaitu Sosialisme jang disesuaikan dengan kondisi-kondisi jang terdapat di Indonesia, dengan alam Indonesia, dengan Rakjat Indonesia, dengan adat-istiadat, dengan psikologi dan kebudajaan Rakjat Indonesia.
Tentang hari depan Revolusi Indonesia, sebagai kelandjutan dari Dasar dan Tudjuan Revolusi Indonesia dalam Manifesto Politik dikatakan sebagai berikut:
- „Rakjat dimana-mana dibawah kolong langit ini. tidak mau ditindas oleh bangsa-bangsa lain, tidak mau diexploitir oleh golongan-golongan apapun, meskipun golongan itu adalah dari bangsanja sendiri.
- „Rakjat dimana-mana dibawah kolong langit ini menuntut kebebasan dari kemiskinan, dan kebebasan dari rasa-takut, baik jang karena antjaman didalam negeri, maupun jang karena antjaman dari luar negeri.
- „Rakjat dimana-mana dibawah kolong langit ini menuntut kebebasan untuk menggerakkan setjara konstruktif ia punja aktivitet-sosial, untuk mempertinggi kebahagiaan individu dan kebahagiaan masjarakat.
- „Rakjat dimana-mana dibawah kolong langit ini menuntut kebebasan untuk mengeluarkan pendapat, jaitu menuntut hak-hak jang
- „Rakjat dimana-mana dibawah kolong langit ini menuntut kebebasan untuk mengeluarkan pendapat, jaitu menuntut hak-hak jang
32