Halaman:Kami Perkenalkan (1954).pdf/110

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini telah diuji baca


MAYOR POLAK, Johan Bernard Abraham Fortunatus


Dilahirkan di : Malang pada tanggal 4 Nopember 1905.

Pendidikan :

Anggota partai : Partai Sosialis Indonesia (P.S.I.)

Kedudukan sekarang : Anggota Dewan Perwakilan Rakjat.

Pekerdjaan dan pengalaman jg. lampau : sedjak tahun 1929 - 1941, mendjabat Aspiran Kontrolir di Malang, kemudian di Bondowoso disamping merangkap anggota Gecommitteerde Dewan Kabupaten : Aspiran Kontrolir di Tuban : Kontrolir d.p. untuk urusan tanah di Kalimantan Barat; Kontrolir d.p. dalam penjelidikan sosial-ekonomi dalam desa Tjirebon ; sekretaris Keresidenan Tjirebon, kemudian ber-turut selaku Kontrolir d.p. Departement B.B. Bagian ,, Algemene Bestuurszaken” pada Residen Djakarta. Permulaan pendudukan Djepang ia ditawan selama - 2 tahun. Pada bulan Oktober 1944 hingga petjahnja Revolusi : pegawai Netherlands Bureau for Documentation and Registration of Indonesians Singapore : ber-turut sebagai Kontrolir d.p. pada CCO Amacab di Djakarta dan Lombok. Pada bulan Djanuari 1947, sebagai Asisten Residen Klas I. Pada bulan Mei 1947 - 1950 sebagai Sekretaris Daerah Bali; anggota Dewan Perwakilan Sementara N.I.T. wakil I.E.W. Asisten Residen d.p. pada Kementerian Dalam Negeri Makassar; pegawai diperbantukan pada Pemerintah Daerah Bali dan dengan lahirnja Negara R.I.S. disamping sebagai pegawai t/b di Kementerian Dalam Negeri R.I.S Bagian Minoriteit, mendjadi anggota D.P. R. R.I.S. wakil golongan Eropa,

Terwudjudnja Negara Kesatuan, sebagai anggota D.P.R. R.I.

Pergerakan : sebelum perang, masuk ,,Indische Sociaal Democratische Partij dan S.D.A.P. disamping turut mendirikan gerakan anti-fasis, E.D.D. (Eenheid door Democratie) di Tjirebon


MOCHRAN bin HADJI ALI


Dilahirkan di : Sampit Kmp. Tandjung Djeriangu pada tanggal 31 Maret 1908.

Pendidikan : O.S.V.I.A. Makassar tahun 1929.

Anggota partai : Partai Indonesia Raya (PARINDRA)

Kedudukan sekarang : Anggota Dewan Perwakilan Rakjat.

Pekerdjaan dan pengalaman jg. lampau : tamat sekolah ia dipekerdjakan sebagai GAIB di Sampit. Sedjak tahun 1932 - 1937, sebagai Asisten Kiai di Kuala Pembuang (Sampit) dan mewakili Kepala Distrik Kuala Kapuas. Pada tahun 1937 1942, sebagai Kepala Distrik Pengaron Martapura dan selandjutnja selaku Kepala Distrik diperbantukan di Bandjarmasin. Waktu pendudukan Djepang, berturut mendjadi Guntyo Sampit dan Kuala Kapuas. Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia, antara tahun 1945 - 1948 sebagai Kiai Kepala ( H.P.B.) di Tandjong; Kiai Kepala Kandangan dan Barabai afdeling Hulu Sungai untuk selandjutnja sebagai KetuaDewan Dajak Besar. Pada bulan Agustus 1949, turut sebagai anggota Delegasi B.F.0. ke Den Haag. Lahirnja Negara R.I.S., diangkat sebagai anggota Senat D.P.R. R.I.S., utusan Daerah Dajak Besar. Terwudjudnja Negara Kesatuan kembali, disamping pekerdjaannja sebagai pedjabat Kiai Besar d.p. Residen Bandjarmasin sebagai anggota D.P.R. R.I.


MANAI SOPHIAAN

Dilahirkan di : Takalar, Sulawesi pada tanggal 5 September 1915.

Pendidikan :

Anggota partai : Partai Nasional Indonesia (P.N.I.)

Kedudukan sekarang : Anggota Dewan Perwakilan Rakjat.

Pekerdjaan dan pengalaman jg. lampau :

didjaman pemerintahan Hindia Belanda alm., jaitu sedjak tahun 1937 - 1941, ia bekerdja sebagai Guru Sekolah Nasional Taman Siswa dan selaku Koresponden Merdeka. Selama berkuasanja Djepang di Indonesia ia bergerak dalam lapangan kewartawanan, dimana ia mendjabat Pemimpin Redaksi ,, Pewarta Selebes” dan disamping itu sebagai anggota Dewan Haminte Makassar. Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia. tahun 1945 hingga 1946 sebagai Pemimpin Lasjkar K.R.I.S. (Kebaktian Rakjat Indonesia Sulawesi di Jogjakarta. Disamping itu, iapun mendjadi anggota Badan Pekerdja K.N.I.P. di Jogjakarta.

Lahirnja Negara R.I.S., sebagai anggota D.P. R. R.I.S. selaku wakil Republik Indonesia. Terwudjudnja Negara Kesatuan pada tanggal 17 Agustus 1950, sebagai anggota D. P. R. R.I. dan termasuk dalam Fraksi P.N.I.

102