Halaman:Kami Perkenalkan (1954).pdf/107

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini telah diuji baca


MUDIKDIO, Njonja S.A.M.
Dilahirkan di : Medan pada tanggal 20 Desember 1904.
Pendidikan : -
Anggota partai : Partai Kominis Indonesia (P.K.I.)
Kedudukan sekarang : Anggota Dewan Perwakilan Rakjat.
Pekerdjaan dan pengalaman jg. lampau : sedjak tahun 1945 hingga sa'at penjerahan kedaulatan ia duduk sebagai anggota K.N.I.P. di Jogjakarta. Lahirnja Negara R.I.S. sebagai anggota D.P.R. R.I.S. wakil dari Republik Indonesia. Terwudjudnja Negara Kesatuan pada tanggal 17 Agustus 1950, sebagai anggota D.P.R. R.I.



MUSIRIN SOSROSUBROTO
Dilahirkan di : Madiun pada tanggal 14 April 1901.
Pendidikan : Sekolah Rendah dan Sekolah Partikelir tahun 1920.
Anggota partai : Partai Kominis Indonesia (P.K.I.)
Kedudukan sekarang : Anggota Dewan Perwakilan Rakjat.
Pekerdjaan dan pengalaman jg. lampau : setelah tamat sekolah, ia menerdjunkan diri dalam gerakan politik perburuhan hingga lahirnja Negara Republik Indonesia Serikat. Dengan terwudjudnja Negara kesatuan pada tanggal 17 Agustus 1950, duduk sebagai anggota D.P.R. R.I.
Pergerakan : sedjak tahun 1923 hingga 1925, emndajdi anggota dan Pengurus Tjabang Sarekat Buruh Kereta Api (V.S.T.P.) di Bandung.
Pada tahun 1926, sebagai Ketua Pengurus Besar Sarekat Pegawai Pelabuhan dan Lautan (S.P.P.L.) di Surabaja dan kemudian oleh pemerintah Hindia Belanda alm., diasingkan ke-Tanah Merah (Digul).
Setelah proklamasi Kemerdekaan Indonesia jaitu antara tahun 1946 - 1947 dipilih sebaga Ketua Sarekat Buruh Djawatan Angkutan Motor R.I., kemudian pada tahun 1950, selaku Ketua Sarekat Buruh Mobil di Bandung.



MACHFUD, Mohamad
Dilahirkan di : Sampang pada tanggal 7 Djuni 1905.
Pendidikan : Kweekschool tahun 1925.
Anggota partai : Madjelis Sjuro Muslimin Indonesia (MASJUMI)
Kedudukan sekarang : Anggota Dewan Perwakilan Rakjat.
Pekerdjaan dan pengalaman jg. lampau : tamat dari Kweekschool, ia terus mendjadi Guru H.I.S. Waktu pendudukan Djepang ia bekerdja sebagai Kepala Sekolah. Setelah Kemerdekaan Indonesia diproklamirkan, pada tahun 1948 ia mendjadi Guru Sekolah Menengah Negeri Pamekasan disamping selaku anggota Komite Nasional Indonesia Kawedanan Madura. Kemudian, sebagai Wakil Ketua K.N.I. Kabupaten Pamekasan, anggota Dewan Pertahanan Daerah (D.P.D.) Madura dan anggota Dewan Perwakilan Rakjat Madura.
Lahirnja Negara R.I.S., sebagai anggota D.P.R. R.I.S. selaku wakil dari Madura. Terwudjudnja Negara Kesatuan pada tanggal 17 Agustus 1950, sebagai anggota D.P.R. R.I.