Halaman:Kabesarannja Khong Hoe Tjoe.pdf/62

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi

Hu Shih, Professor-professor Max Muller, Abel Ramusat Stanislag Julien, Sir Robert Douglas, Watters, Balfour, Cheimers, James Legge, W. Gorn Old, L'onel Giles den laen-laen lagi.

Mengasih liat sari dari toedjoeannja Lao Tze poenja peladjaran, dari mana soembernja, perbandingan dengen peladjaran Khong Tjoe, dan pengaroehnja atas bangsa Tionghoa. Dikoempoel dan dibitjaraken oleh K.T.H. Ada sedia doea matjem djilidan:

Dalem djilidan biasa f 1,40.
Pake carton tebel, terdjait benang dan omslag jang indah f 1,80.

Buddhisme atawa Hoed-Kauw.

Penghidoepan dan Peladjarannja Buddha Gautama, oleh K.T.H. Kitab paling lengkep tentang itoe Nabi Besar jang perna diterbitken dalem bahasa Melajoe dengen terhias gambar-gambar. Berbeda dengen laen-laen kitab tentang agama, ini hikajat diatoer seperti tjerita romans, tapi saban pagina berisi peladjaran batin tinggi, hingga sasoeatoe pembatjanja bisa dapet penerangan rohani dan kasedaran pikiran.

10 djilid tamat f 10.-.
Jang dibundel djadi 2 djilid tebel f 11.-.

Katerangan Ringkes Tentang Agama Buddha, menoeroet katerangannja Bhikkhu Narada dan disalin ka dalem bahasa Melajoe oleh K.T.H. Dalem ini boekoe ada ditoetoerken dengen ringkes antero azas-azas dari Buddhisme, maka perloe sekalih diampoenjai oleh sasoeatoe orang jang hendak jakinken Agama Buddha f 075.

Sembahjang dan Meditatie,oleh K.T.H. menoeroet atoeran dan katerangannja Buddha Geutama, membikin orang insjaf apa artinja „sembahjang” dan bergoena sekalih bagi siapa jang hendak tentremken pikiran dan mentjari kamadjoean batin: f 0,30.

Omong-omong Tentang Agama Buddhaa, oleh K.T.H. Memberi katerangan dengen ambil djalan jang gampang atas berbagi-bagi soeal jang berhoeboeng dengen Agama Buddha dan atoerannja orang mendjadi Buddhist, perloe sekalih dibatja oleh siapa jang ingin adjar kenal pada Buddhisme. Soedah sedia lima serie.

Serie Kasatoe isinja : I.Sikepnja Buddha terhadep iapoenja familie.— II. Soeal menjingkir dari doenia.— III. Soeal tida dahar barang berdjiwa atawa tjiatjay— IV.Apatah kaoem Buddhist menjembah berhala?IV.

Serie Kadoea: V. Bagaimanatah atoerannja kaloe maoe