Halaman:Kabesarannja Khong Hoe Tjoe.pdf/58

Dari Wikisource bahasa Indonesia, perpustakaan bebas
Loncat ke navigasi Loncat ke pencarian
Halaman ini tervalidasi

— 48 —

„Siapa ada rhengenal satoe hal baek tapi tida berani djalanken, ialah ada berlakoe rendah."

Khong Tjoe ada wadjibken dirinja aken mengoesoet-oesoet satiap hari pada rasa hati sendiri atas tiga perkara : a. Apakah kaoe telah berlakoe pada laen orang dengen hati djoedjoer seperti jang kaoe ingin laen orang berlakoe padamoe satjara begitoe djoega — b. Kapan kaoe berboeat apa-apa aken goena sobatmoe, apatah kaoe lakoeken itoe lantaran ingin ternama so­bat atawa oleh kerna adanja sebab jang pantes ? — c. Apatah kaoe telah berpikir-pikir atas hal peladjaranmoe dan telah tjoba melakoeken itoe ?

Seperti pokonja segala kasenangen dan kamoelja'an hati manoesia, dan seperti perhoeboengan antara orang-orang manoesia satoe sama laen di dalem kahidoepan di doenia ini, adalah dioetamaken oleh Khong Tjoe ini adjaran : „Berboeatlah pada laen orang apa jang kaoe ingin orang berboeat padamoe; dan djanganlah berboeat pada laen orang apa jang kaoe tida maoe orang berboeat kapadamoe."

Maskipoen Khong Tjoe ada hidoep di djeman poerbakala jang sekarang telah berlaloe lebih dari 2400 taon lamanja, dan djeman sekarang ini ada ternama „djeman terang", — orang-orang boediman di masa ini ada oepamaken boeah pikirannja Khong Tjoe dengan soeatoe taman indah di mana segala orang boleh petik kembang-kembang jang disoekai oleh hati sendiri.

„Boekan sadja di atas hal pri sopan." kata satoe toean boediman, „karangannja Khong Tjoe ada berisi banjak boeah pikiran jang dihargai tinggi oleh kaoem sastrawan di segala djeman dan segala negri, hanja iapoenja pikiran tentang pamerentahan poen ada ba­njak oendjoek iapoenja ilmoe pengataoean jang tinggi. Dalem Khong Tjoe poenja rentjana atas hal ini poen ada terdapet djoega beberapa atoeran sabagimana jang doeloe hari ada terpandang oleh bangsa-bangsa Europa seperti perkara djelek dan berdosa, tapi sekarang di ini djeman terang dianggep patoet dan wadjib digoe-